10 Tahun Tak Selesai, Pemkab Acehsingkil Tidak Serius Benahi Jalan Mitigasi Singkil-Sebatang

oleh -161 views
Inilah kondisi lintasan jalan evakuasi bencana alam yang terkendala pekerjaannya, yang sebagian sudah teraspal.

ACEHSINGKIL(orbitdigital): Pekerjaan Jalan Singkil-Sebatang yang dimulai sekira 2009 silam, namun hingga kini tak kunjung selesai.Padahal jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital sebagai jalur evakuasi bencana alam, gempa bumi dan gelombang tsunami bagi masyarakat pesisir.

Ironisnya, tahun anggaran 2018 pemerintah tidak menyediakan anggaran untuk pekerjaan lanjutan jalan evakuasi masyarakat 16 desa tersebut. Warga menilai Pemkab Aceh Singkil tidak serius menangani jalan mitigasi bencana alam tersebut.Sebab, jalur tersebut merupakan rute terpendek hingga ke lokasi aman Kecamatan Gunung Meriah yang berjarak sekira 20 kilometer.Namun, jika melewati jalur utama, yang melalui lintasan pesisir laut dan anak laut Kecamatan Singkil Utara, mencapai 40 kilometer mencapai Kecamatan Gunung Meriah.

Amatan Orbitdigital, Senin (29/7/2019) jalur tersebut kerap terputus saat banjir merendam. Saat ini diperkirakan dibeberapa titik, ruas jalan tersebut masih terputus akibat gerusan air. Dan tidak bisa dilewati sepeda motor saat genangan air masih tinggi terutama kendaraan roda empat.

Meski pihak perusahaan perkebunan Nafasindo beberapakali melakukan penimbunan diruas jalan tersebut yang masih tahap pengerasan. Sementara, sepanjang sekitar 17 kilometer jalan tersebut, hanya diperkirakan 4 kilometer lagi yang belum teraspal.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid menanggapi keluhan warga Singkil, dikonfirmasi Wartawan, Rabu kemarin mengatakan, di massa kepemimpinan Dulmusrid-Sazali akan menuntaskan jalan evakuasi tsunami itu. Sebab tahun ini, Pemkab Aceh Singkil telah menganggarkan senilai Rp1,5 miliar untuk menuntaskan jalur terpendek menuju Gunung Meriah. “Kalau gak salah nilainya Rp1,5 bersumber Otsus atau DAK, kurang ingat saya. Untuk memastikan, baiknya tanyakan ke Dinas PUPR,” ucap Dulmusrid.

Dikatakannya, jalan tersebut belum dilanjutkan akibat keterbatasan anggaran. “Saya targetkan akan tuntas ditangan saya, dan perdana saya usulkan anggaran senilai Rp1,5 miliar, akses memperpendek Singkil-Gunung Meriah,” ucap Dulmusrid.

Disamping itu, untuk lanjutan pembangunan jembatan Kilangan-Kayu Menang juga sudah diusulkan ke Gubernur Aceh dan Kadis PUPR Aceh melalui DOKA Aceh.Diperkirakan jembatan itu akan tuntas tahun ini juga dengan kucuran anggaran sekitar Rp48 miliar, terang Dulmusrid. Ao-09/10