PPBS Gelar HUT ke 30 Dirangkai Budaya Karo

Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi ketua PPBS Drs Efendi Hansen NG Sinulingga, menyerahkan Piagam Penghargaan penggiat Sinabung kepada Brigjen Pol Ricky Wakanno Ginting dan Iwan mahatirta TMS. (orbitdigitaly/Daniel Manik)

KAROWarga keturunan tionghoa perantauan asal Berastagi menggelar perayaan Hari Ulang Tahun  (HUT) Perkumpulan Persaudaraan Berastagi Sejahtera  (PPBS) dirangkai dengan musik dan tarian budaya Karo di Nelayan Restoran Jalan Karang Bolong Raya Ancol Barat, Jakarta Utara kemarin.

Ketua PBBS acara Drs Efendi Hansen NG Sinulingga mengatakan, kegiatan ini sudah jauh hari dimatangkan untuk dapat  digelar bersama warga Tionghoa yang berasal dari Berastagi yang telah berdomisili di Jakarta.

“Misi kemanusiaan melalui pendampingan kami sangat terpanggil untuk berkarya, ingat asal usul, ini salahsatu keikutsertaan kami turun langsung ke lapangan dan berbaur dengan masyarakat yang  terkena terdampak pasca erupsi Gunung Sinabung,” kata Hansen Sinulingga.

Ia mengatakan, keluarga besar PPBS sangat sedih melihat musibah yang menimpa warga kampung halamannya. Kita ingin memberikan edukasi dan meyakinkan agar warga yang tertimpa bencana tetap semangat menghadapi musibah yang berkepanjangan.

“Hal itulah yang menimbulkan kepedulian dan solidaritas bagi semua anggota PPBS mengumpulkan dana untuk keperluan masyarakat terdampak paska erupsi gunung Sinabung, berupa kebutuhan logistik, pakaian dan sembako,” ujarnya.

Sampai saat ini, kata Hansen, PPBS telah membentuk wadah sebuah Rumah Belajar yang menyediakan buku-buku bagi anak pegungsi dan sejumlah pendidikan keterampilan lain.

“PPBS sudah membentuk wadah Rumah Belajar dengan menyediakan  buku-buku bagi anak anak pengungsi dan menyediakan tempat pelatihan mekanik sepedamotor. Supaya anak-anak pengungsi yang tidak ada pekerjaan dapat keahlian mencari pekerjaan,” kata Hansen.

Ikuti Zaman Jangan Tinggalkan Budaya

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH meminta agar PPBS jangan pernah berhenti berkarya.

Ia juga memuji rangkaian acara yang digelar dengan kearifan lokal budaya Karo.

“Melihat acara ini, mulai dari awal hingga puncak acara, pakaian budaya Karo tetap ditonjolkan bagi yang ikut ambil bagian, bahkan musik yang didendangkan mengisi acarapun mengutamakan musik Karo, ini sungguh mengagumkan,” puji Terkelin.

Kegiatan ini, sangat tepat seperti kata pepatah ‘Ikuti zamanmu jangan tinggalkan budayamu. “Untuk itu jangan kita malu, menampilkan budaya kearifan lokal dimana-pun kita berada,” ajaknya.

“Saya tau, kepedulian PPBS paskaerupsi gunung Sinabung, selalu aktif dalam misi kemanusiaan di Kabupaten Karo dan sudah banyak melakukan program dan terobosan untuk meringankan warga Karo. Untuk itu atas nama Pemkab Karo kami ucapkan, terima kasih, atas partisipatif PPBS,” terangnya.

Di penghujung acara Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Ketu PPBS Efendy Hansen NG Sinulingga dan Brigjen Pol Ricky Wakano menyerahkan piagam  penghargaan kepada 49 orang penggiat Sinabung.

Turut hadir dalam Ketua kehormatan PPBS Abadi Guang lien, Yusuf Hamdanu, Penasehat PPBS Irjen Pol (purn) Sadar Sebayang, Yukwen Wayong, Ketua Moderamen GBKP Pdt. Agustinus Purba, MTh.Ketua TP PKK kab Karo Ny Sariati Terkelin Brahmana, Kadis Pendidikan Kab karo Eddi Surianta Surbakti, warga Tionghoa Berastagi , Tebing Tinggi, Siantar, Padang Sidempuan, Binjai, Medan.

Reporter: Daniel Manik