Abu Rara, Warga Medan Penikam Wiranto Terpapar ISIS

oleh -90 views
Abu Rara alias Syahrial saat diamankan petugas usai menikam Menkopolhukam Wiranto. Mabes Polri mengkonfirmasi kalau dia terpapar paham radikal ISIS. (foto:Ist)

MEDAN – Syahril Alamsyah alias Abu Rara, pelaku penusukan terhadap Menteri Kordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, benar merupakan warga Kota Medan.

Syahril ‎pernah tinggal di Jalan Alfaka V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan‎, Sumut.

Hal ini mengkonfirmasi kebenaran pesan beruntun pesan beruntun yang menyebut Syahril beralamat Syahrial VI Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan‎, Sumatera Utara. 

Kamis sore, rumah yang pernah ditinggali pelaku diramaikan aparat berpakaian preman.

Polisi agaknya ingin mencari tahu siapa sosok pelaku penikaman sang Menkopolhukam.

Informasi dihimpun kakak iparnya berinisial TR. Perempuan itu adalah istri dari Almarhum SUK, yang merupakan abang kandung SA. 

Kepala Lingkungan V Rizaldi mengatakan membenarkan SA sempat menjadi warganya. SA pun lahir di sana. Dia sempat tinggal di Jalan Alfaka VI. Berjarak satu blok dari rumah kakak iparnya. 

“Setelah saya lihat data-data (polisi) ternyata memang benar itu (SA). Makanya saya kemari untuk mencari informasi,” ungkap Rizaldi. 

Rizal pun mengakui jika selama di Medan, SA berperilaku baik. Namun dia tak mengetahui bagaimana latar belakang SA yang bergelar sarjana hukum itu. “Kalau di sini yah biasa-biasa saja dia,” jelas Rizaldi.

Sementara itu, Mabes Polri menyatakan Abu Rara terpapar paham radikal ISIS.

Polisi saat ini masih mendalami Abu Rara dengan jaringan kelompok teroris di Indonesia.

“Diduga pelaku atas nama SA tersebut terpapar oleh radikal ISIS. Nanti kami dalami apakah SA ini memiliki jaringan dengan JAD di Cirebon atau JAD lain di Sumatera,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Selain Syahril, polisi mengamankan seorang wanita bernama Fitri Andriana. Keduanya saat ini masih diperiksa polisi.

“Terduga pelaku diamankan di Polres Pandeglang dan masih proses pemeriksaan oleh Polres Pandeglang, Polda Banten, dan di-backup Densus 88,” imbuh Dedi.

Penyerangan terjadi sekitar pukul 11.55 WIB tadi di pintu gerbang lapangan Alun-alun Menes, Desa Purwaraja, Menes, Pandeglang, Banten. Penyerangan terjadi saat Wiranto hendak meninggalkan helipad di lapangan Alun-alun.

Saat itu, Wiranto baru turun dari mobil dan hendak bersalaman dengan pejabat setempat. Tiba-tiba Abu Rara menyerang dengan senjata tajam.

Akibat kejadian itu, Wiranto mengalami luka tusuk di bagian depan. Selain itu, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto terluka tusukan di bagian punggung.

Saat ini Wiranto dan Dariyanto masih dirawat di RSUD Pandeglang. (Diva Suwanda/int.)