HeadlineSumatera Utara

Ada Kecurangan di Pilkada Taput, Tiga Pelakunya Diduga Pegawai KPU

Diskualifikasi Paslon Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat

Tarutung-ORBIT: Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Kamis (28/6/2018) dari dini hari sampai siang ini dibanjiri puluhan ribu masyarakat yang datang dari 15 kecamatan.

Puluhan ribu massa dari unsur relawan Paslon Nomor urut 2 Dr Jonius Taripar P Hitabarat-Frengky P Simanjuntak hadir menuntut agar hasil temuan kecurangan Pilkada diungkap secara hukum.

Massa menuntut agar oknum yang terlibat dalam konspirasi kejahatan Pilkada dihukum berat dan termasuk mengkualifikasi Paslon Nomor Urut 1 Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat.

“Kami sudah temukan dan ungkap siapa pelaku kejahatan Pilkada. Mereka menyoblos ribuan kertas suara sebelum hari H. Dan tiga orang pelaku pegawai KPU terlibat,” ungkap Tulus Nababan pada orasinya.

Suasana di kantor KPUD. ORBIT/Jumpa P Manullang

Kejadian itu berlangsung masif di Kecamatan Siborongborong dan kantor KPUD Tapanuli Utara yang diduga telah disetting dengan bayaran tinggi kepada pelaku.

“Pelaku boru Siregar, boru Siadari dan boru Hutasoit. Kami minta agar hasil Pilkada semalam jadi atensi KPU, Bawaslu dan kami minta Kapolri memberi perhatian khusus atas kejadian yang mencederai Pilkada Taput,” terang M Sihombing.

Pantauan Orbitdigitaldaily.com sejak dini hari di KPUD Taput sampai diaraknya barang bukti kertas suara serta 2 orang pelaku coblos kertas suara ke kantor Panwaslih Tapanuli Utara kehadiran massa makin tidak terbendung.

Aparat kepolisian dan TNI AD yang dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Marasi Silaen MPsi turut mengkawal barang bukti dan oknum pelaku.

Sampai pukul 11.17 WIB di kantor Panwaslih Kapolres belum memberikan keterangan pers terkait tindak lanjut kasus tersebut.Od-Jum

Komentar Facebook

Artikel Terkait