Amer Khayat, Tersangka Bom Pesawat Berpenumpang 400 Orang yang Terancam Hukuman Mati

oleh -628 views
Amer Khayat.

Amer Khayat, pria yang dituduh terkait kelompok teroris ISIS terancam dihukum mati. Bukan tanpa alasan, ayah dua anak itu merupakan terdakwa rencana peledakan pesawat berpenumpang 400 orang rute Sydney-Abu Dhabi.

Pria 39 tahun itu menuding Pemerintah Lebanon menyiksanya dalam tahanan serta memaksanya menandatangani pengakuan palsu.

Dalam keterangannya di persidangan militer di Beirut, terdakwa mengaku tidak tahu-menahu mengenai rencana peledakan tersebut sampai tiga minggu setelah mendarat di Beirut.

Dia mengaku mengetahui hal itu setelah mendengar bahwa saudara-saudaranya di Australia telah ditangkap polisi.

Kepolisian Federal Australia (AFP) menyebutkan pria berkewarganegaraan ganda Australia-Lebanon ini “tidak tahu” bahwa dia membawa bom yang disembunyikan dalam alat penggiling daging. Alat tersebut berada dalam tas tangannya.

Pihak berwajib di Lebanon bersikukuh bahwa Amer Khayat merupakan seorang calon pelaku bom bunuh diri.

Saudara Amer, Mahmoud dan Khaled Khayat, dijadwalkan menjalani persidangan di Australia tahun depan. Keduanya didakwa memasukkan bom di tas tangan Amer yang saat itu berangkat dari Sydney menuju Lebanon melalui Abu Dhabi.