Anak Adalah Anugerah Generasi Penerus Bangsa

oleh -83 views
Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe saat memberikan santunan pendidikan kepada salah seorang penerima

LABUHANBATU – Sebanyak 30 orang anak yatim mendapatkan santunan pendidikan dan 20 orang kaum duafa mendapat bantuan dari Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe bertempat di Halaman Yayasan Pendidikan MTS Perdamean, Jalan Bina Insan, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (13/7/2020).

Andi Suhaimi menyebutkan, bahwa ini adalah satu hal yang berbeda jika dilihat dari jenis santunan yang sudah di berikan, “Sebelumnya kita hanya memberikan santunan saja, namun hari ini berkat kerjasama dengan para donatur jenis santunan berupa santunan pendidikan kita berikan kepada anak yatim yang memerlukan perhatian kita,” sebut Andi Suhaimi.

Anak adalah suatu anugrah penerus bangsa yang mesti kita ayomi, segala bentuk upaya harus kita lakukan terlebih masalah pendidikan yang menjadi acuan masa depannya. Menurut saya pendidikan mereka adalah hal utama yang mesti kita perjuangkan, dari itu pendidikan termasuk dalam program keumatan yang telah lama kita lakukan, terang Andi Suhaimi.

“Meskipun dalam kondisi keuangan yang seperti ini karena Covid-19, namun beasiswa untuk mereka tetap jalan terus, karena saya ingin anak-anak Labuhanbatu terlebih para anak yatim bisa berperan dalam kesuksesan dimasa mendatang’” ujar Andi Suhaimi.

Ketua Yayasan Pendidikan Perdamean Fahrul Qosim mengucapkan terimakasih kepada Bupati Labuhanbatu dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk para anak yatim dan kaum duafa. Semoga perhatian seperti ini selalu berkesinambungan sehingga kebutuhan mereka bisa sedikit terbantu.

“Kami juga berharap kiranya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk selalu mendukung kami meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan,” sebut Fahrul.

Pada acara tersebut, Andi Suhaimi terlihat menyerahkan langsung santunan kepada anak yatim dan kaum duafa, diikuti Humas PT. Rubber Hokli, Kadis UMKM Taufik Siregar, Ketua Yayasan Pendidikan Perdamean Fahrul Qosim dan pendiri Yayasan Abdul Wahab.

Reporter : Robert Simatupang