Sumatera Utara

Asahan Raih Penghargaan Paramesti

KISARAN (orbitdigitaldaily.com): Kepala Dinas Kesehatan dr Aris Yudhariansyah, mewakili Pemkab Asahan menerima penghargaan paramesti dalam acara puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau se-Dunia 2019 yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan, Nila Moeloek di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Dihubungi Orbit lewat selulernya, dr Aris mengatakan, apresiasi tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang telah menetapkan peraturan daerah (Perda) atau kebijakan lain dalam pengendalian konsumsi hasil tembakau.

“Penghargaan ini didedikasikan bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Asahan, terkhusus bagi yang peduli serta tidak mengkonsumsi produk bersumber dari tanaman tembakau, utamanya rokok,” jelas Aris, Kamis (11/7/2019).

Untuk itu, lanjut Aris, Pemerintah Kabupaten Asahan dalam waktu dekat akan segera mengimplementasikan Perda melalui peraturan bupati sebagai salah satu dari upaya ketertiban, kebersihan, dan keindahan.

“Ini merupakan apresiasi yang harus menjadi upaya peningkatan implementasi Perda tentang pengendalian konsumsi tembakau. Perbup diberlakukan bukan hanya untuk para perokok namun juga orang yang tidak merokok agar dapat menghirup udara sehat,” ujar Aris.

Disebutkan lagi, berbagai upaya implementasi perda ini akan terus diusahakan untuk memberikan aturan bagi perokok dan memberikan hak bagi yang tidak merokok. Atas diberikannya penghargaan tersebut, Ia berkomitmen akan terus mengawal jalannya peraturan tersebut di Kabupaten Asahan, terutama lingkungan pendidikan. “Upaya terus dilakukan agar kawasan tanpa rokok ini disosialisasikan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, dr Aris juga akan berharap upaya tersebut direalisasikan baik di tempat-tempat tertentu dan tempat umum lainnya. “Ruang publik seperti masjid, sekolah, puskesmas, tetapi juga mulai dari keluarga supaya memberikan kesadaran kepada para orang tua untuk menjadi contoh kepada putra-putrinya, serta para guru kepada para muridnya dan para tokoh kepada masyarakatnya,” pintanya.

Ditambahkannya, salah satu upaya juga akan dilakukan kerjasama lintas sektor. Akan ada kerja sama antara dinas kesehatan dengan dinas-dinas lain, terutama dengan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.

“Dinas terkait terutama dinas sosial, Disdik, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, terutama tentang penjualan rokok, misalnya ada larangan pembelian rokok oleh anak-anak di bawah umur,”pungkasnya. oda-01

Komentar Facebook
Menampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button