Berani Blokir Facebook Sehari? Ini Alasan yang Wajib Kamu Tahu

oleh -56 views
Ilustrasi Facebook/Ist

Pada 11 April mendatang, co-founder sekaligus CE facebook, Mark Zuckerberg akan bersaksi di depan Kongress tentang privasi data. Di hari yang sama, kampanye Operation Faceblock bakal diadakan.

Ini adalah aksi boikot satu hari Facebook dan aplikasi terkait termasuk MEssenger, WhatsApp, serta Instagram. Bokiot ini akan berlangsung selama 24 jam dan dilakukan untuk memrotes kebocoran data 87 juta pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica.

Jelas, penggunaan data pribadi tanpa persetujuan pemilik akun memang melanggar keputusan yang ditandatangani oleh Facebook dengan FTC pada 2011, seperti dikutip dari Merdekacom.

Seorang juru bicara Operation Faceblock, Laura Ullman, mengatakan bahwa boikot ini seharusnya dilakukan karena kebocoran ini sangat memprihatinkan. Bahkan sudah banyak pula pengguna yang telah menghapus aplikasi (Facebook) sebagai akibat dari skandal itu. Ullman mencatat bahwa ada banyak yang berencana untuk berpartisipasi dalam boikot, tetapi masih suka menggunakan Facebook dan aplikasi lain di bawah payung perusahaan Zuckerberg.

Aksi boikot dengan nama Operation Faceblock ini bukan satu-satunya kegiatan yang dilakukan Laura untuk protes atas bocornya puluhan juta pengguna Facebook. Pihaknya juga akan menulis surat kepada Mark Zuckerberg dan pemerintah mereka.

“Kami memilih hari itu karena kami ingin menunjukkan kepada Zuckerberg dan juga pemerintah AS yang kami harapkan berubah. Ini tanggungjawab Facebook untuk mengelola platform mereka, tapi juga menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan perusahaan melindungi data dan mengatur monopoli,” ujar laura Ullman, selaku juru bicara dari Operation Faceblock.