BI: Perbankan Tak Miliki Mesin Deteksi Uang Palsu

oleh -621 views
Kakanwil BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat (tengah) bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (kanan) dan Wakajati Sumut Sumardi saat membakar uang palsu di halaman utama Mapoldasu, Kamis (14/8/2019). (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

MEDAN – Sebanyak 21.632 lembar uang palsu (Upal) dimusnahkan BI Sumut. Jumlah itu merupakan temuan BI Sumut selama 5 tahun terakhir.

Pemusnahan Upal ini dilakukan di depan halaman utama Mapolda Sumut, disaksikan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrian, Wakajati Sumut Sumardi dan sejumlah tamu undangan lain, Rabu (14/8/2019).

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Kepala BI Provinsi Sumut Wiwiek Sisto Widayat dan stakeholder terkait.

Kepala BI Provinsi Sumut Wiwiek Sisto Widayat mengungkapkan, pemusnahan temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar itu ditemukan dari setoran masyarakat keperbankan yang kemudian dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia.

Temuan uang palsu ini merupakan hasil klarifikasi Bank Indonesia terhadap uang setoran perbankan ke kami selama 5 tahun terakhir (periode 2013-2018).

“Temuan rupiah palsu ini kemudian diserahkan Bank Indonesia ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumatera Utara untuk diamankan sementara sebelum dilakukan pemusnahan,” ungkap Wiwiek.

Menurut dia, pemusnahan ini terlebih dahulu telah melewati penelitian keaslian atas uang rupiah di laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC).

Selain itu, kegiatan pemusnahan rupiah palsu ini juga telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Medan Kelas I-A Nomor 01/PEN. PlD/P MUS/2019/PN. MEDAN, Tanggal 1 Maret 2019.