BKKBN Sumut dan Komisi IX DPR RI Gelar Promosi KIE dan Program Bangga Kencana di Batu Bara

Kaper BKKBN Sumut Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH. (Foto/Ist)

BATU BARA | Upaya pencegahan stunting masih terus dilakukan. Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara kali ini berkesempatan mengunjungi Kabupaten Batu Bara untuk melaksanakan Promosi dan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Percepatan Penurunan Stunting di wilayah khusus bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI H. Ansory Siregar Lc, Jumat (21/7/2023).

Mewakili BKKBN Sumut, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH selaku Kepala Perwakilan memberikan paparan terkait upaya yang dapat dilakukan agar masyarakat di Kabupaten Batu Bara dapat terhindar dari stunting. Salah satunya adalah dengan menghindari 4 Terlalu (Terlalu tua melahirkan, Terlalu muda hamil, Terlalu dekat jarak kehamilan, dan Terlalu banyak anak). Selain itu perlu memperhatikan asupan gizi sejak 1000 HPK.

“80% perkembangan sel otak manusia terjadi pada masa 1000 HPK, setelah melalui masa emas ini perkembangan otak hanya sekitar 20% saja. Penting juga untuk kita memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan ya bapak/Ibu, disempurnakan dengan pemberian MPASI sampai usia 2 tahun,” katanya.

Anggota Komisi IX DPR RI H Ansory Siregar, Lc. (Foto/Ist)

Dalam sambutannya Anggota Komisi IX DPR RI, H. Ansory Siregar, Lc menyampaikan dukungannya terhadap program Bangga Kencana terkhusus pada upaya penurunan angka stunting di Indonesia.

“Harapannya anak-anak kita bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi tangguh dan terhindar dari stunting” ungkapnya.

Bertempat di Ballroom Hotel Singapore Land, Kabupaten Batu Bara kegiatan diikuti oleh 350 peserta. Turut dihadiri Anggota DPRD Prov Sumut Ahmad Hadian, dan Fuad Helmi selaku Kabid Kesmas Dinas Kesehatan dan PPKB Kabupaten Batu Bara, Ketua DPD PKS Kabupaten Batu Bara, Anggota Komisi IX DPR RI H. Ansory Siregar, Lc, Kader TPK Kecamatan Sei Balai, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat Kabupaten Batu Bara. (Red)