Aceh  

BSI : Dana Hibah Pilkada Tidak Ada Bagi Hasil atau Fee

ACEH SELATAN | Rekening dana hibah Pilkada atas nama KIP Aceh Selatan dalam bentuk Giro Satker, tidak ada keuntungan bagi hasil (fee) kecuali Sponsorship untuk menunjang kesuksesan Pilkada, kata Kepala Cabang BSI Tapaktuan,

Simpang siur dan kasak kusuk tentang informasi Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan menerima fee dari penyimpanan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Bank Syariah Indonesia (BSI), akhirnya terkuak.

Isu yang sempat heboh ke permukaan publik tersebut, akhirnya mendapat penjelasan komprehensif dari Kepala Cabang BSI Tapaktuan saat dikonfirmasi ekslusif jajaran awak media dari PWI yang bergabung di lembaga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Senin (3/6/2024).

Di hadapan wartawan, Kepala Cabang BSI Tapaktuan, Irfandadi mengaku terkejut atas informasi Ketua KIP setempat menerima fee sebesar 1 persen dari dana hibah Pilkada yang disimpan dalam bentuk Giro Satuan kerja (Satker) milik lingkungan pemerintah.

“Kami tegaskan, untuk penyimpanan Giro Satker tidak ada bagi hasil alias nihil. Artinya, nggak ada yang nama fee dari simpanan dana hibah Pilkada atas nasabah KIP Aceh Selatan. Yang ada hanya sponsorship jika diusulkan dalam bentuk kegiatan, ATK atau fasilitas penunjang kegiatan Pilkada,” ujar Irfandadi.

Didampingi staf Funding Harim Miharja, pihaknya menambahkan, pengusulan sponsorship itu bisa dikerjakan atau melibatkan pihak perbankan dan sebaliknya. Dan itu bukan dalam bentuk uang.

“Jadi, tidak ada sponsorship dalam bentuk uang tunai tetapi dalam bentuk kegiatan atau fasilitas negara untuk kelancaran dan kesuksesan Pilkada. Apalagi fee untuk pribadi oknum ketua KIP. Kelarnya, informasi itu saya yakini keliru,” ulas Kepala Cabang BSI Tapaktuan.

Secara detail dijelaskan, rekening Giro itu ada dua kategori, yakni Giro Satker (milik pemerintah) dan Giro Mudharabah atas nama usaha atau perseorangan.

“Giro Mudharabah merupakan rekening jenis akad kerjasama antara nasabah sebagai penyimpan dana (shahibul maal) dengan BSI. Rekening ini diberikan keuntungan atau bagi hasil sesuai keuntungan yang diperoleh. Iya, kalau dana hibah Pilkada itu Giro Satker,” ulasnya.

Selain dua Giro yang diungkapkan, pihak BSI juga melayani simpanan (tabungan) nasabah pribadi lain serta Deposito. Khusus deposito BSI menyediakan keuntungan bagi nasabah sebesar 2,8 persen per tahun dari jumlah simpanan.

“Perlu juga kami informasikan, uang nasabah yang disimpan di BSI terjamin kerahasiaannya dan keselamatannya. Ini yang dapat kami jelaskan agar masyarakat memahami duduk permasalahan dan tidak keliru penafsiran,” pungkas Irfandadi mengakhiri pertanyaan awak media.

Reporter : YUNARDI. M. IS