MEDAN | Harga cabai merah sudah beberapa hari terakhir mengalami penurunan signifikan, pedagang menawarkan rata rata Rp24.000/Kg, bahkan ada pedagang yang berani melepas kepada pembeli di bawah itu jika jumlah pembeliannya lebih dari dua kilogram.
Tetapi lain dengan jenis cabe gunung, harganya masih stabil rata rata di atas Rp40.000/kilogramnya. Jenis cabai gunung maksudnya adalah yang dihasilkan dari sentra produksi seputaran Sumut seperti dari Tanah Karo dan sekitarnya, demikian juga hasil panen dari petani di seputaran Medan seperti Marelan atau Deliserdang dan sekitarnya.
Jenis cabai yang mengalami penurunan harga secara signifikan tersebut adalah komoditi yang didatangkan dari kawasan Provinsi Aceh.
Menurut para pedagang, saat terjadi bencana banjir harga cabai merah sempat melonjak tajam ketika itu rata rata mencapai Rp100 ribu/kilogram.
Namun setelah bencana atau dua minggu setelahnya, berangsur harga cabai turun hingga saat menjelan Natalan kemarin dan hingga hari ini, Sabtu (27/12/2025) harga cabe mengalami penurunan secara signifikan alias anjlok.
Berdasarkan pentauan di beberapa pusat perbelanjaan di Medan dan sekitarnya, para pedagang rata rata menawarkan cabai merah Rp6.000 – 7.000/seperampat kilo, sedasngkan cabai gunung rata rata Rp12.000/seperampat kilo.
Konsumen tinggal pilih mana yang diinginkan, tetapi tidak semua pedagang menjual dua jenis cabai tersebut, umumnya mereka panjual cabai yang harganya terjangkau yaitu simerah pedas impor dari Aceh, sedangkan sipedas dari gunung pedagangnya tertentu saja. Karyadi Bakat







