Calon Siswa Jangan Gunakan KK Palsu untuk Syarat Pendaftaran Sekolah

Mas'ud SH MH CPM CPL CPCLE

LANGKAT | Para calon siswa tahun ajaran 2023/2024 yang mendaftar ke SMKN 1 Stabat diingatkan agar tidak mengunakan sertifikat atau kartu keluarga (KK) palsu sebagai syarat masuk melalui jalur Prestasi PPDB.

Penegasan itu disampaiksan Mas’ud SH MH CPM CPL CPCLE atau biasa disapa Dimas merupakan Dewan Pembina Komite Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Stabat Kabupaten Langkat Propinsi Sumatra Utara, Rabu (31/5/2023).

Jika hal itu dilakukan maka sangat beresiko dan merupakan perbuatan tindak pidana. Jangan tergiur atas janji-janji oknum yang menjamin bisa mengurus sertifikat tersebut.

Pasalnya, kita juga telah menemukan kasus seperti itu, ada oknum yang mengaku bisa mengurus sertifikat yang dikeluarkan oleh Kantor Gubernur Sumut dengan cara membayar sejumlah uang.

“Saya berharap kepada pihak panitia atau penyelengara di SMKN.1 Stabat agar jeli dan teliti dalam melakukan verifikasi pendaftar dari jalur prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Sebab, rawan terjadinya pengunaan sertifikat penghargaan dan kartu keluarga palsu,” katanya.

Untuk itu pihak sekolah harus benar-benar melakukan verifikasi. Kalau perlu dibuat pakta integritas jika di kemudian hari ditemukan data palsu, maka siswa akan didiskualifikasi, sebut Dimas,

Ditambahkannya lagi , rekan -rekan jurnalis diminta turut serta dalam melakukan pengawasan dalam pelaksanaan PPDB ini.

Yang diantisipasi adalah pembuatan Kartu Keluarga (KK) aspal pada jalur zonasi untuk mendekatkan alamat rumah ke sekolah yang dituju.

“Jika benar ada temuan ini terjadi maka aparat penegak hukum harus tegas dalam memberikan sanksi yang tegas,” sebutnya.

Reporter : Muslim Yusuf