Hukum & KriminalSumatera Utara

Dibekuk Polres Tanah Karo, Bandar Akui Beli Sabu di Medan

Kabanjahe-ORBIT: Sat Narkoba Polres Tanah Karo tangkap dua pria pelaku narkoba di Desa Kacaribu saat menunggu pembelinya, Selasa (10/7).

Kedua pelaku narkoba itu masing-masing Toni Asrial (36), pekerjaan wiraswasta, alamat Desa Tongkoh Kecamatan Dolat Rayat Kabupaten Karo dan Adil Karo Sekali (36) warga desa yang sama.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti 6 paket sabu seberat 15,74 gram,  2 buah dompet kain, uang tunai Rp1.085.000, 1 buah HP merk mito warna hitam,1 unit timbangan merk ion warna hitam dan 2 bal plastik dalam keadaan kosong.

Guna pengusutan lebih lanjut keduanya langsung digelandang ke Mapolres Tanah Karo ke unit Narkoba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Narkoba AKP Sopar Budiman didampingi KBO Iptu R Silalahi saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (11/7) petang, membenar penangkapan  itu berkat informasi yang diberikan masyarakat tentang adanya peredasran narkoba jenis sabu.

“Saat ditangkap kedua tersangka berusaha membuang barang bukti, namun petugas jeli dan langsung keduanya disuruh memungut barang haram itu,” ungkap Sopar.

Kepada penyidik kedua tersangka mengakui barang tersebut adalah miliknya yang dibelinya di Medan seharga Rp 4juta per-5 gram dan dijual kembali 1 gram seharga Rp140 ribu. Barang haram itu dijual kembali di Karo dan seputaran Langkat.

Di depan penyidik kedua tersangka mengatakan sudah 6 bulan dijalani sebagai bandar. “Uang hasil penjualan barang itu kami gunakan untuk foya-foya,” kata Toni Asrial yang mempunyai anak 2 orang dan Adil Karo Sekali juga mempunyai anak 2 orang.

Kedua tersangka  kini sedang menjalani pemeriksaan  untuk pengembangan kasusnya. Od-Dam

Komentar Facebook

Artikel Terkait