Diduga Dicabuli Temanya Hingga Hamil, Gadis 15 Tahun tidak Mau Lagi Sekolah

SERGAI Seorang gadis sebut saja namanya melati (15) warga Serdang Bedagai ( Sergai ) yang baru saja tamat SMP pada tahun ini, akhirnya tidak mau melanjutkan pendidikanya hingga ke jenjang SMA, pasalnya saat ini korban sudah mengandung lima bulan karena diduga dicabuli oleh temanya berinisial RK (21) warga Kelapa Sawit Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin Sergai.

Ditemui dirumahnya, Rabu (13/9/2023), melati didampingi oleh ibu kandungnya R (40) mengakui telah berhubungan intim dengan pelaku selama dua kali yakni pada awal bulan April 2023 dan yang kedua pada tanggal 12 Juni 2023 yang lalu.

Cara pelaku untuk menyetubuhi korban pertama, korban dijemput dari rumah dan diajak ngantarkan barang ke rumah pelaku, setelah sampai dirumah, korban ditarik ke samping rumah dan disetubuhi

Sedangkan yang kedua, pelaku beralasan mengajak korban untuk jalan jalan, namun korban dibawa ke samping rumah pelaku kemudian disetubuhi

“Yang pertama awal bulan empat dan yang kedua tanggal 12 Juni 2023”. Kata melati.

Hubungan terlarang ini menurut Melati dua kali dilakukan disamping rumah pelaku lantaran saat itu korban ditarik paksa oleh pelaku.

“Aku ditariknya ke samping rumahnya dan nggak berani melawan”. Ungkap Melati.

Namun menurut ibu korban R, kejadian ini tak pernah diceritakan oleh Melati kepada orang tuanya, hingga memasuki masa penerimaan murid baru beberapa bulan yang lalu, Melati tidak mau lagi bersekolah, hingga membuat orang tuanya bingung, prihal apa yang membuat putri keduanya ini nggak mau lagi sekolah

“Kami pun bingung kenapa anak kami ini nggak mau sekolah lagi, sampai gurunya datang ke rumah kami,”” Ucap R

Selain orang tua, kecurigaan pun timbul dari beberapa tetangga korban karena tingkah,gerakan dan bentuk tubuh Melati mulai berubah, hingga pada tanggal 22 Agustus 2023 yang lalu, RM (29) salah satu tetangga korban secara pelan pelan menanyakan perihal tersebut kepada korban, dan akhirnya korban mengakui jika dirinya sedang hamil.

“Pertamanya dia malas menjawab, ketakutan. Lama lama awak bujuk bujuk, akhirnya ngaku dia kalau udah melakukan hubungan dengan pelaku dua kali”. Kata RM.

Setelah mengetahui putrinya hamil, kedua orang tua korban AH dan R mencoba menemui pelaku RK untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, namun pelaku tidak mau mengakui bahkan menantang jika hal ini dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Malah nantang dan anggar deking dia, katanya nggak takut kalau masalah ini dilaporkan ke Polisi”. Ujuar R

Merasa keberatan dengan perbuatan pelaku, akhirnya ayah korban AH melaporkan kasus ini ke Polres Sergai pada tanggal 1 September 2023 yang lalu

AH berharap agar pelaku segera ditangkap

“Kami mau pelaku segera ditangkap dan kami nggak mau damai”. Kata AH.

Reporter: Pujianto

Respon (1)

  1. Waduh kacau lebih baik bertanggung jawab mas’e iku itu anak mu, koe pertama cinto karep mamake eh udah tau hamil tinggalin dasar lakik opo iku,, kucur wani seng sendiri wae nikahi nikahi

Komentar ditutup.