Sumatera Utara

Diperkirakan 50 Hektar Perbukitan Tongging Terbakar

Kabanjahe-ORBIT: Kebakaran hutan yang melanda wilayah Desa Tongging Kecamatan Merek, Kabupaten Karo semakin meluas. Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (4/8/2018) lalu, hingga Kamis (9/8/2018) malam belum berhasil dipadamkan. Diperkirakan luas areal kebakaran sudah mencapai sekitar 50 hektar.

Sejumlah unit mobil Damkar yang diturunkan dari Pemkab Karo dan Dinas Kehutanan Pemprovsu terus berjuang berupaya memadamkan kobaran api. Tak hanya itu, beberapa personel gabungan dari kepolisian dan TNI juga turut membantu memadamkan api.

Menyikapi hal itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama rombongan langsung turun ke lokasi ikut bergabung dengan tim pemadam kebakaran, Kamis malam itu juga. Turut mendidampingi Bupati Karo, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Msi, Camat Merek, Tomi Maritua Sidabutar.

Menurut Terkelin, medan yang berbukit dan terjal di wilayah kehutanan yang menjadi punggung Danau Toba menyulitkan tim pemadam kebakaran bergerak leluasa. “Kita sempat mengalami kesulitan untuk menuju ke lokasi. Karena sangat terjal. Letak hutan yang berada di perbukitan, membuat intensitas angin yang berhembus cukup kencang. Sehingga, api cepat menyebar dan cukup sulit dipadamkan. Kobaran api merayap menghanguskan semak belukar ditumbuhi pohon pinus hingga ke puncak bukit,” ujarnya saat meninjau kembali kebakaran hutan, Jumat (10/8/2018)

Namun demikian, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengaku menginstruksikan agar pemadaman terus dilakukan. “Setelah di petakan lokasi kebakaran, strategi pemadaman harus dilakukan dengan cara melakukan pemotongan jalur api. Sehingga kebakaran tidak semakin meluas, sekaligus dapat menyelamatkan lahan-lahan pertanian warga,” ucapnya.

Menurutnya, perlu dibuat perencanaan secara khusus untuk mencegah terjadinya masalah seperti ini agar tidak terjadi lagi. “Paradigma lama masyarakat lokal juga perlu diubah, tradisi adanya keyakinan bahwa dengan adanya kebakaran akan mendatangkan hujan. Kita harapkan masyarakat menyadari dampak kebakaran dan ikut berperan serta mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Bupati Karo.

Sementara warga setempat Roby Purba, asal api berawal dari daerah perbatasan Tongging dan Kodon-Kodon terus merambat ke arah Taman Simalem Resort. Selanjutnya merambat ke arah Air Terjun Sipiso Piso.

“Kebakaran hutan setiap musim kemarau di seputaran wilayah Tongging seperti persoalan klasik yang selalu berulang setiap tahun. Pemkab Karo, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas PUPR maupun instansi terkait lainnya perlu melakukan langkah-langkah dini mencegah terjadinya kebakaran, disamping itu masyarakat juga harus sadar akan dampak kebakaran,” harap Warga. Od-Dam

Komentar Facebook
Tags

Artikel Terkait