HeadlineMedan

Dua Peringatannya Diabaikan, Ini Janji Kasatpol PP Medan Soal Pondok Mansyur

Medan-ORBIT: Usaha Restoran Pondok Mansyur yang diduga tak miliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah dua kali mendapat ultimatum dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan.

Merasa tak diindahkan, Kepala Satpol PP Medan, M Sofyan bernjanji mengaku akan segera melayangkan SP 3 yang menjurus kepada pengosongan dan pembongkaran.

“Kita akan tindak sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Sebelumnya kita sudah layangkan surat peringatan melalui SP 1 dan SP 2. Jadi saat ini SP 3 sedang dalam proses. Pokoknya segera dan secepatnya. Segera itu bisa jam ini, bisa jam nanti, sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata M Sofyan kepada Orbitdigitaldaily.com, Kamis (28/6) saat ditemui di kantornya.

Menurut M Sofyan bahwa prosesnya melului SP1, SP2, SP3 dan selanjutnya pengosongan dan pembongkaran.

“Kita akan segera bertindak sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku melalui petunjuk teknis Standar Operasional Prosedur (SOP). Saya tegaskan kembali bahwa SP 3 sedang proses dan secepatnya akan segera kita layangkan, selanjutnya kita akan mengarah pada pengosongan dan pembongkaran,” terangnya.

Restoran Pondok Mansyur. Ist

Menurut M Sofian tak ada yang kebal peraturan namun hanya menunggu waktu dan sesuai dengan SOP Satpol PP Kota Medan. “Seperti yang saya tegaskan tadi ada tahapnya. Pokoknya segera ditindak tak ada yang kebal peraturan,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya kasus pondok mansyur yang tak miliki IMB tersebut sudah mendapat sorotan dari berbagai pihak termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Pasalnya selain dinilai telah merugikan Pemerintah Kota (Pemko) Medan karena tidak mendapat retribusi yang bisa dihasilkan dari bangunan restoran tersebut. Namun juga bertentangan dengan rencana Pemko untuk memaksimalkan potensi PADnya. Om-Sam

Komentar Facebook

Artikel Terkait