HeadlineSumatera Utara

Dua Tahun Disporabudpar Tebingtinggi Nunggak Bayar Duit Proyek Rp200 Juta

Tebingtinggi-ORBIT: Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tebingtinggi sudah dua tahun belum melunasi kewajibannya membayarkan uang proyek pembuatan atap lapangan futsal lanjutan seluas 673,80 M2 di areal Gedung Olahraga (GOR) Asber Nasution.

Instansi itu diketahui belum menyerahkan dana senilai Rp200 juta kepada CV MU selaku kontraktor proyek itu sejak dikerjakan Desember 2016 silam.

Kuasa Direktur CV MU (ML), Rabu(5/12/2018) menceritakan, tunggakan itu bermula pada Oktober 2016, Azhar Effendi Lubis selaku kepala Disporabudpar Tebingtinggi menyodorkan sekaligus menunjuk langsung perusahaan satu berkas Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang dibuat oleh Konsultan Perencana Kegiatan Disporabudpar (Agung) untuk pekerjaan itu.

Pelaksanaan pekerjaan itu sambungnya, tanpa mekanisme kontrak kerja sesuai UU No 18 Tahun 1999 tentang Kontrak Kerja Konstruksi.

Azhar Effendi berjanji kepada ML anggaran biaya proyek itu akan ditampung pada pos anggaran APBD-Perubahan Disporabudpar Tebingtinggi 2017.

“Nanti setelah anggaran ke luar akan dibuatkan kontrak kerjanya sekaligus dananya akan dibayarkan,” ujar ML menirukan ucapan Kadis.

Demi kebaikan, ML meminta Azhar Effendi untuk melakukan perjanjian tertulis di bawah tangan dan yang bersangkutan menyanggupinya.

Setelah ML merasa percaya maka Oktober dimulailah pekerjaan proyek itu hingga bulan Desember 2016 hingga selesai.

Kemudian pada 2017, ML datang dan bertanya tentang anggaran tersebut, Azhar malah mengatakan belum bisa ditampung di APBD Perubahan Disporabudpar. Dia mengelak, dananya akan dianggarkan pada 2018.

Mirisnya, Maret 2018 Azhar Effendi SE memamsuki masa pensiun kemudian posisi kepala Disporabudpar digantikan Drs Jumpa Ukur Sembiring.

Dengan berbagai upaya ML kembali mendatangi Azhar Effendi untuk mempertemukannya dengan Jumpa Ukur sebagai Kadis yang baru.

“Azhar Effendi, Jumpa Ukur dan Nasib (Kabid Olah Raga Dispirabudpar) menyatakan kesiapan Disporabudpar menampung anggaran biaya pembuatan atap lapangan futsal itu ke dalam pos anggaran APBD Perubahan 2018. Namun disayangkan hingga saat ini janji dari Disporabudpar ini jauh dari harapan,” jelas dia.

Atas alasan itulah,  ML akan mengambil langkah-langkah karena perbuatan Azhar Effendi CS ini diduga melanggar UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ke depan, ML juga akan melaporkan masalah dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan serta tindak pidana korupsi kepala Disporabudpar Kota Tebingtinggi ini ke pihak penegak hukum agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kepala Disporabudpar Drs Jumpa Ukur Sembiring ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler berkilah jik masalah itu bukan di eranya. “Persoalan itu bukan pada masa saya menjabat akan tetapi besok saya akan membawa persoalan itu dalam rapat seluruh anggota saya, besok akan saya kasih jawabannya,” kata Jumpa Ukur. Od-15

Komentar Facebook

Artikel Terkait