Dukung Zero Carbon Tahun 2060, PLN Siap Optimalkan Pembangkit EBT di Sumatera Utara

BALI | PLN terus mengoptimalkan peningkatan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pengembangan pembangkit EBT yang ramah lingkungan.

Sebagai bentuk komitmen PLN dalam penggunaan EBT, saat ini porsi pengembangan EBT telah mencapai sebesar 51,6 persen sesuai RUPTL 2021 – 2030.

Untuk mendukung komitmen pengembangan pembangkit EBT dalam RUPTL tersebut, pada tahun 2022 PLN akan memulai proses pengadaan pembangkit EBT sebesar 1,5 GW.

Pelaksanaan seminar hydropower and geothermal dibuka langsung oleh Direktur Utara PT PLN (Persero), Dermawan Prasodjo, di Nusa Dua Bali.

Dalam sambutan Dirut PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa potensi energi hydro dan geothermal yang ada di Indonesia sangat besar dan PLN menjamin setiap investor yang berinvestasi di EBT akan me dapatkan kembali nilai investasi yang telah di keluarkan.

“PLN telah ber-transformasi, baru-baru ini kita telah membentuk organisasi baru yaitu PLN Holding dan Sub Holding. Ini sebagai bentuk keseriusan PLN dalam mengelola perusahaan khususnya pada sektor pembangkit listrik menggunakan EBT.” Ungkap Darmawan.

Keberhasilan dalam pengembangan EBT hingga Bulan Juli 2022. Telah merealisasikan 3 pembangkit EBT dengan kapasitas 23 MW di tahun 2022, maka PLN UIW Sumatera Utara telah mengelola pembangkit EBT sebanyak 19 pembangkit dengan total daya sebesar 141,83 MW.