Hukum & KriminalSumatera Utara

Eks Penghuni Rutan Kelas IIB Tarutung Ungkap Permainan Nakal dalam Rutan

Tarutung-ORBIT: Sejumlah mantan penghuni Rutan Tarutung ungkap modus permainan nakal sejumlah oknum ASN di Rumah Tahanan Negara Kelas II, Kantor Wilayah Sumut, Kementerian Hukum dan HAM RI kepada Orbit.

Modus permainan yang kerap dijadikan ajang tambang penghasil rupiah tersebut diantaranya praktek pungli, peredaran Hand Phone, dan jual beli minuman keras.

“Bagi tahanan baru titipan Reskrim ke Rutan Kelas II Tarutung misalnya dijadikan sasaran pungli dengan modus dimasukkan ke dalam karantina selanjutnya ditawarkan fasilitas ruang yang lebih luas dengan tarif jutaan”, ungkap AS kepada Orbit, Selasa (10/7/2018).

Lanjutnya, ada juga oknum Kepala Pengamanan Rutan (KPR) secara rutin melakukan pengutipan uang kamar senilai ratusan ribu rupiah dari ratusan penghuni rutan setiap minggu. “Selain pungli kamar, dimsana beredar juga miras berbagai merek dengan harga ratusan ribu setiap botol”, bebernya.

Melihat kondisi ini, AS berharap agar pihak Kemenkumham secepatnya melakukan sidak dan pengawasan rutin di dalam Rutan. Tindakan tegas dari Kemenkum dan HAM RI merupakan langkah satu-satunya upaya pembinaan aparatur di Rutan tersebut.

“Selama saya di dalam(Rutan) saya merasa miris akan perilaku mereka(oknum ASN Rutan). Dan saya salah satu korban praktek itu,” terang AS bersama sejumlah mantan penghuni Rutan Kelas IIB Tarutung.

Dihubungi via telepon selulernya, Kepala Pengamanan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, Candra Tarigan SH membantah seluruh keterangan mantan penghuni Rutan tersebut. Ia menyebutkan, bahwa semua yang diungkap itu cerita bohong.

“Tidak betul beritanya itu bang. Itulah jawaban dari saya bahwa semua berita itu bohong”, jawabnya mengakhiri. Od-Jum

Komentar Facebook
Tags

Artikel Terkait