Eksekutif dan Legislatif Teken Nota Kesepakatan KUPA PPAS APBK 2020

oleh -146 views

ACEH SINGKIL – Eksekutif dan legislatif telah melakukan penandatanganan bersama nota kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBK Aceh Singkil tahun anggaran 2020.

Penandatanganan bersama dilakukan usai penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRK Aceh Singkil oleh Ramli Boga, yang berlangsung di Aula Paripurna Gedung Dewan setempat, Rabu (16/9/2020).

Dalam laporan Sidang Paripurna tersebut, Ramli Boga menyebutkan, pasca recofusing yang dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) menyebabkan beberapa anggaran disemua Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) mengalami pengurangan. Tidak terkecuali tambahan penghasilan atau uang makan harian ASN.

Sementara itu usai pembahasan KUPA-PPAS Perubahan APBK 2020 yang telah diteken bersama, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dan Ketua DPRK Hasanuddin Aritonang diperoleh, setelah Perubahan berada pada posisi seimbang antara pendapatan dan belanja.

Yakni, Total Pembiayan Belanja Rp870.620.072.542.45,-.
Dengan Total Pendapatan Rp855.835.071.195,- dan Pembiayaan Netto Rp14.785.001.347.45,-.

Lantaran, selama pandemi Covid-19, menyebabkan terjadinya pergeseran anggaran disetiap SKPK, yang berimbas pemotongan anggaran uang makan harian ASN Aceh Singkil.

Sehingga Banggar meminta agar Bupati Aceh Singkil mempertimbangkan kembali tambahan penghasilan berdasarkan prestasi kinerja dan tambahan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya yang berdampak terhadap prestasi kerja. Sehingga perlu dianggarkan kembali untuk semangat kerja para ASN.

Dengan demikian melalui tim Banggar DPRK mengalokasikan kembali anggaran tambahan penghasilan atau uang makan harian untuk dua bulan tersebut sebesar Rp969.000.000,-.

Meski tidak seperti yang diharapkan namun dapat mengobati hati para ASN yang tambahan penghasilannya dipotong selama 4 bulan yang selama ini tersedia.

Dalam kesempatan itu, terhadap hasil pembahasan APBK 2020, Tim Banggar meminta kepada Bupati Aceh Singkil melalui SKPK kedepan agar lebih cermat untuk menggali potensi-potensi yang akan dijadikan objek pajak sebagai sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sehingga hasilnya akan dapat mempengaruhi peningkatan APBK Aceh Singkil.

Disamping itu, perlunya pembahasan RKA Perubahan ditingkat komisi harus benar-benar dievaluasi kembali terutama dana pencegahan dan penanganan Covid-19.

Reporter : Saleh