Sumatera Utara

Forum Pembauran Kebangsaan Perkuat Persatuan dan Kesatuan di Asahan

Kisaran-ORBIT: Masyarakat Kabupaten Asahan boleh dikatakan sebagi miniaturnya Indonesia karena terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa serta agama namun tetap menjaga toleransi dan mampu mempertahankan hidup yang berdampingan dengan baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP melalui Dandim 0208 Letkol ARM Suhono SE saat membuka konsolidasi daerah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di Aula Melati kantor bupati, kemarin,

“Mula berdirinya Republik Indonesia karena adanya persatuan. Kalau dulu pada masa sebelum kemerdekaan suku-suku bangsa tak bersatu, belum tentu saat ini kita dapat merasakan kemerdekaan,” ujar Dandim membacakan pidato bupati Asahan.

Oleh karenanya, Bupati Asahan berharap keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan ini dapat memberikan pengetahuan akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, sekaligus membentengi masyarakat dari segala pengaruh negatif serta dapat menyikapi secara bijaksana berbagai isu yang berpotensi menyebabkan perpecahan dalam masyarakat.

Ketua FKP Kabupaten Asahan Drs H Parenta Siregar menyampaikan salahsatu tujuan pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan adalah untuk memperkuat wawasan kebangsaan di Kabupaten Asahan, sehingga kehidupan sosial, kemasyarakatan dan keagamaan di Bumi Rambate Rata Raya ini akan semakin baik.

“Selain di tingkat Kabupaten, Forum Pembauran Kebangsaan ini juga akan dibentuk di tingkat Kecamatan. Selain mengadakan sosialisasi kepada masyarakat, tentu kami juga akan terus meningkatkan koordinasi. Sehingga jika ada gejala-gejala yang mengarah pada perpecahan dapat segera diatasi,” terang Drs H Purnomo MSi.

Untuk diketahui, Forum Pembauran Kebangsaan dibentuk berdasarkan Permendagri No 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah. Di Kabupaten Asahan, forum ini dibentuk sejak 2014 lalu oleh Bupati Taufan Gama Simatupang.

Susunan keanggotaan pengurus di forum ini juga mencerminkan keragaman yang ada di Kabupaten Asahan karena terdiri dari beberapa suku/etnis, diantaranya suku Jawa, Aceh, Minang, Melayu, Toba, Mandailing, Pakpak, Karo, Nias, India, Tionghoa, Sunda, dan Banjar.

Kegiatan konsolidasi daerah FMK diikuti oleh seluruh perwakilan kecamatan yang berjumlah tiga orang terdiri dari tokoh etnis, agama dan adat. Dalam acara tersebut diisi materi wawasan kebangsaan, KNRI, Pancasila, dan Undang-undang Dasar 1945. Od-Amn

Komentar Facebook

Artikel Terkait