Medan

Gaji Pegawai Honorer RSU Pirngadi Belum Dibayar, Bara Api : Suryadi Jangan Bikin Malu Walikota

Medan-ORBIT: Persoalan gaji pegawai honorer Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi yang belum dibayar selama 3 bulan terus disoal. Bahkan sudah menjadi perbincangan dikalangan publik saat ini. Apalagi setelah mencuatnya informasi dalam waktu dekat rumahsakit miliki Pemerintah Kota Medan itu akan menggelar upacara ulang tahun. Syukurannya tergolong mewah.

Sehingga Ketua Umum (Ketum) Bara Api Indonesia, M Dany Damanik SE merasa prihatin dengan nasib para pegawai honorer yang belum gajian tersebut dan mendesak agar hak pegawai segera diselesaikan.

“Bara Api Idonesia meminta kepada Walikota Medan agar menegur Dirut RSU Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan sehubungan dengan keluhan para pegawai khusus honorer yang sampai saat ini belum dibayar gaji selama 3 bulan,” kata Ketum Bara Api, M Dany Damanik kepada Harian Orbit, Kamis (9/8).

Menurut M Dany yang namanya pegawai honorer adalah ujung tombak yang mampu melakukan pekerjaan untuk memaksimalkan semua program-program RSU Pirngadi.

“Semua pegawai honorer adalah manusia yang mempunyai kebutuhan dan mungkin juga anak istri yang sedang membutuhkan kebutuhan hidup sangat diperlukan dan sangat diinginkan mereka untuk kelangsung hidup keluarga mereka. Pegawai honorer adalah ujung tombak yang mampu melakukan pekerjaan untuk memaksimalkan semua program-program disana,” katanya lagi.

M Dany mengatakan nasib dan kesejahteraan pegawai honorer milik Pemko Medan itu harus diperhatikan secepatnya sebelum perayaan HUT RSU Pirngadi Medan yang ke 90 Tahun.

“Kita kan tidak mau pada saat acara yang begitu luar biasa dan membanggakan Kota Medan itu akan ada pegawai yang sedih akibat belum terima gaji. Bahkan tak tertutup kemungkinan mereka bisa protes. Jadi suasana yang aman dan nyaman ternodai dengan perasaan kecewa saya rasa tidak bagus. Untuk itu segera diselesaikan agar tidak ada masalah lagi,” terangnya.

Bahkan M Dany juga mengkrtik Dirut RSU Pirngadi untuk bisa memperhatikan nasib para pegawai honorernya.

“Saya rasa jangan bikin maliu pak Walikota lah jangan ditunda-tunda segera selesaikan nasib para pegawai honorer tersebut.

Sementara Kasubag Hukum dan Humas RSU Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin mengaku terkait hal pegawai honorer yang belum gajian diminta agar tetap bersabar. Manajemen rumahsakit akan berusaha secepatnya untuk membayarnya.

“Mohon lah sabar dulu memang pak dirut janji mungkin akan membayar pada tanggal 10 Agustus 2018 sebelum perayaan HUT RSU Pirngadi yang ke 90 tahun. Kebetulan bapak itu lagi Jakarta ada urusan penting. Jadi masalah keterlambatan, kita minta sabar dulu pokoknya pasti dibayar itu,” kata Edison.

Edison mengaku alasan belum dibayarnya gaji pegawai honorer akibat menunggu BPJS membayar klaim RSU Pirngadi.

“Jadi sesuai dengan saya konfirmasi tadi sama verifikator kita dr Sukur Siregar karena hari Selasa kemarin kan klaim kita sudah disana, tapi tinggal pembayaran dari BPJS. Memang jatuh tempo kita jatuh pada tanggal 28 Juli 2018 dibayar, jadi karena itu agak terlambat bagian BPJS kita disini akan konfirmasi kesana untuk menanyakan itu menurut informasi dari beliau tadi pada saat saya hubungi akan diupayakan secepatnya yaitu tanggal 10 ini akan dibayarkan,” terang Edison.

Untuk itu kata Edison manajemen RSU Pirngadi hanya berupaya dan tidak bisa memastikan kapan dibayar namun tetap berusaha.

“Yah kita sabar aja ya namanya upaya, sepanjang BPJS belum bayar itu mereka belum bisa gajian. Kita menunggu itu, mudah-mudahan yang namanya upaya itu terlaksana,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya sejumlah pegawai honorer di RSUD Pirngadi Medan mengeluh lantaran tiga bulan gaji yang menjadi hak para pegawai belum dibayar.

Kondisi itu membuat miris, selain gaji yang mereka terima masih terbilang belum cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara perayaan ulang tahun RSU Pirngadi ke-90 akan digelar pada 11 Agustus 2018 kabarnya akan digelar meriah. Rencananya akan dihadiri Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani serta Trimedya Panjaitan politisi dari PDIP. Om-Sam

Komentar Facebook
Tags

Artikel Terkait