Gempa 5,3 SR Guncang Nias Selatan, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

oleh -223 views
Ilustrasi gempa.

Medan-ORBIT: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Medan membenarkan gempa bumi terjadi di Kabupaten Niasa Selatan, Senin (30/7/2018) sekira pukul 20.34 WIB.

Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,3 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,8 SR.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,58 LU dan 98,31 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 113 km arah tenggara Gunung Sitoli pada kedalaman 16 km,” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.

Rahmat menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra.

Konvergensi kedua lempeng tersebut lanjut dia, membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik dengan kombinasi mendatar (oblique thrust fault),” jelasnya.

Rahmat menambahkan, dampak gempabumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG) dan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Sibolga dan Air Bangis II SIG-BMKG (II-III MMI), Teluk dalam dan Aek Godang I SIG-BMKG (II MMI). Namun saat ini tuturnya, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

“Hasil pemodelan juga menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” terangnya.

Begitupun Rahmat menyatakan, hingga pukul 21.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Karenanya kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. OD-01