Hadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, Begini Pesan Walikota Medan

oleh -469 views
Walikota Medan Dzulmi Eldin saat meninjau stan dalam kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia, Senin (17/9/2018). Ist

Medan-ORBIT: Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tingkat Kota Medan yang digelar di Gedung Dharma Wanita, jalan Sei Rotan, Medan Petisah, Senin (17/09) berlangsung meriah.

Peringatan HPS  yang diwarnai dengan berbagai kegiatan lomba ini dihadiri Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S, MSI dan Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin, SH.

Selain lomba cipta menu beragam bergizi (B2SA) berbasis sumber daya lokal, peringatan HPS ini juga dimeriahkan dengan lomba masak serba ikan guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan gizi nasional melalui bahan pangan yang berasal dari ikan dan lomba makanan Kudapan yang berbasis Non Beras Non Terigu serta Lomba Cerdas Cermat B2SA bagi anak Sekolah Dasar (SD).

Peringatan HPS ke -38 yang bertemakan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045 ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSI, Wakil Ketua TP PKK, Hj Nurul Khairani Akhyar, Kepala Bulog Sub Divre Medan, Marakamin Siregar SE, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muslim S.Sos.

Dikatakan wali kota, pangan merupakan kebutuhan manusia yang paling esensial. Untuk itu ketersediaan pangan bagi masyarakat luas harus terjamin. Namun untuk mencapai ketahanan pangan yang kuat dibutuhkan tekad, kesungguhan, kerja keras, pendekatan sistematis dan koordinasi dari semua pihak, baik jajaran pemerintah daerah, dunia usaha sekaligus stakeholder di bidang pangan.

Kemudian menurut walikota, sektor pertanian pangan didominasi oleh kegiatan pertanian rakyat yang ciri khas sektor pertanian pangan itu harus menjadi pertimbangan dalam kebijakan di bidang pangan.

Kuncinya harus lebih banyak menerapkan hasil riset dan informasi teknologi pertanian pangan kepada seluruh petani. Hasil riset itu diharapkan mampu menjawab tantangan perubahan iklim yang terjadi saat ini.

“Untuk itulah Pemko Medan akan terus mendorong program pembinaan yang dilakukan. Hal ini dilakukan dalam rangka pembangunan ketahanan pangan  kita yang semakin kuat. Kita menyadari dengan terpenuhinya kebutuhan pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutu gizinya sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan,” kata walikota.