Hasil Rapid Tes Reaktif, Seorang PDP Kabur Dari RSU Kabanjahe

oleh -282 views

TANAH KARO -Gagal dioperasi karena hasil rapid tes dinyatakan reaktif, seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisual UMB, warga kelurahan Kampung Dalam Kabanjahe, dikabarkan melarikan diri dari RSU Kabanjahe, Kabupaten Karo, Minggu kemarin.

Menurut Direktur RSUD Kabanjahe dr Arjuna Wijaya SpP, Senin (3/8/2020) membenarkan, bahwa dua hari kemarin, Sabtu, ada seoprang warga Kampung Dalam Kabanjahe masuk ke RSU Kabanjahe. Berdasarkan diagnosa dokter RSUD Kabanjahe, pasien mengidap penyakit usus turun (hernia) sehinga pasien dianjurkan untuk dioperasi.

“Namun, sebelum dilakukan operasi, tim medis melakukan rapid tes terhadap pasien, dan hasilnya pasien ternyata reaktif,” terang Arjuna.

“Dari hasil Rapid Tes yang menyatakan pasien reaktif, tindakan operasi pun batal dilaksanakan, karena dokter menganjurkan untuk di rujuk ke RSU Adam Malik. Akan tetapi tempat rawat inap di RSU Adam Malik penuh, sehingga pihak RSU Kabanjahe, mengambil tindakan untuk melakukan isolasi terhadap pasien itu, guna menunggu kepastian dari RS Adam Malik Medan.

Tetapi pada hari Minggu (2/8/2020) sekitar pukul 11,15 WIB, pasien PDP reaktif itu melarikan diri dari RSU Kabanjahe tanpa sepengetahuan petugas medis,” ungkap Arjuna.

“Untuk mengambil langkan selanjutnya, pihak RSU Kabanjahe sudah melaporkan kejadian itu ke Dinas Kesehatan Karo, Camat Kabanjahe untuk dipantau keberadaan pasien yang kabur,” ujarnya.

Sementara Lurah Kampung Dalam Kabanjahe, Denni Saragih saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa pasien PDP berinisial UMB itu, ber KTP diwilayah administrasinya.

“Semenjak hari raya Idul Fitri yang lalu, pasien PDP berinisial UMB itu tidak lagi tinggal di Kelurahan Kampung. Dan kami pun sudah berusaha memantau, dan mencari keberadaan pasien PDP yang melarikan diri itu, agar bisa kembali ke RSUD Kabanjahe,” pungkasnya.

Rteporter : Daniel Manik