Jaksa Agung Minta Insan Adhyaksa Profesional dan Berintegritas

oleh -70 views
Kajati Sumut Dr Amir Yanto SH,MM,MH saat upacara HUT Adhyaksa yang ke 60 yang digelar secara virtual serentak seluruh Indonesia. (orbitdigitaldaily.com/Istimewa)

MEDAN – Upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke-60, digelar virtual dan diikuti serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Rabu (22/7/2020) di Aula Kejati Sumut, Jalan AH Nasution Medan.

Upacara di Kejati Sumut diikuti oleh Kajati Sumut Dr. Amir Yanto, SH,MM,MH para Asisten, Kabag TU dan para Kasi di lingkungan kerja Kejati Sumut dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

Peringatan HBA tahun ini mengusung tema “Terus Bergerak dan Berkarya.”

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dalam amanatnya mengingatkan kepada seluruh insan Adhyaksa agar tidak mengendurkan semangatnya dalam bekerja.

Walaupun kita sedang dalam masa pandemi Covid-19 jangan sampai mengendurkan semangat dan bermalas-malasan. Situasi seperti saat ini hendaknya memacu setiap insan Adhyaksa untuk tetap profesional, berintegritas dan meningkatkan pelayanan publik dalam upaya penegakan hukum bisa dipercaya oleh masyarakat

“Tak henti-hentinya, saya mengingatkan agar selalu menjaga integritas, menjauhi penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, dan segala bentuk perbuatan yang dapat menurunkan kewibawaan serta merusak citra institusi dan diri sendiri,” kata Burhanuddin.

Ia mengimbau agar dalam penyelesaian perkara sepatutnya mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan, hukum, dan keadilan yang hidup dalam masyarakat dengan mengedepankan hati nurani.

“Setiap kali menegakkan keadilan, tanya terlebih dahulu hatimu. Tanya nuranimu, niscaya kita akan bisa menegakkan hukum yang berkeadilan,” tegasnya.

Selain terus bergerak dan berkarya dengan melakukan berbagai terobosan termasuk dalam pemanfaatan teknologi informasi, Jaksa Agung mengingatkan agar dalam agenda Pilkada Serentak 2020 insan Adhyaksa netral.

Khususnya yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu agar bersikap netral dalam mengawal pelaksanaan Pilkada 2020.

“Untuk menjamin kredibiltas Pilkada, saya tegaskan kepada seluruh aparat penegak hukum khususnya kejaksaan, yang tergabung di Sentra Penegakan Hukum Terpadu untuk bersikap netral, independen, dan obyektif dalam rangka menghadirkan upaya penegakan hukum yang tidak memihak,” kata ST Burhanuddin.

Jaksa Agung juga mengingatkan guna menjaga netralitas seluruh anak buahnya, jaksa agung meminta agar tidak melakukan atau mengikuti kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan salah satu calon.

“Tidak terlibat dalam aktivitas kampanye, tidak menggunakan fasilitas terkait jabatan atau dinas. Tidak membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salahsatu pihak, menjaga netralitas dan sinergitas. Kejaksaan bisa kompak menyelesaikan persoalan yang mungkin timbul dalam Pilkada 2020,” kata Burhanuddin.

Agenda pelaksaaan Pilkada 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. Ada 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota akan ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada serentak.

Secara khusus, Jaksa Agung juga menyampaikan 8 Perintah Harian untuk diperhatikan dan dipedomani dalam melaksanakan tugas terutama di musim pandemi Covid-19 ini.

Dari 8 perintah harian Jaksa Agung, diantaranya segera beradaptasi dengan kebiasaan baru melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Jaga citra dan kewibawaan apratur kejaksaan melalui penguatan integritas dan profesionalitas,” katanya. (Rel/Diva Suwanda)