Jalan Rusak di Nibung Hangus Batubara Hambat Perekonomian

Kondisi ruas jalan Umum Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara (foto/ Ist)

BATUBARA | Habibullah salah seorang tokoh pemuda di Kecamatan Nibung Hangus menilai Pemerintahan Kabupaten Batubara lamban dalam menampung aspirasi masyarakat terkait jalan rusak.

“Sampai saat ini kondisi jalan umum di Kecamatan Nibung Hangus sangat memprihatinkan bahkan sudah bertahun-tahun belum dapat perhatian dari Pemerintah,” kata Habibullah kepada Orbitdigitaldaily.com Jumat (16/6/2023).

Menurut Habib, kondisi jalan yang rusak dapat menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Nibung Hangus.

“Jalan di sini salah satu akses hasil pertanian dan laut dari masyarakat, kalau kondisi jalannya seperti ini bisa menghambat pertumbuhan ekonomi warga,” ujarnya.

Habib menerangkan, kondisi jalan umum di Nibung Hangus yang rusak ada di beberapa titik desa, dari perbatasan Desa Lima Laras dengan Desa Mekar Laras, Desa Bandar Sono hingga Desa Ujung Kubu.

Selain itu, kata Habib, jalan rusak juga ditemukan di Desa Bagan Baru, Desa Tali Air Permai dan Desa Jati Mulia.

“Untuk jalan umum saja, ada 4 desa jalannya rusak parah. Kondisi ini sudah bertahun-tahun dirasakan masyarakat,” sebutnya.

Hambat Aktifitas

Mahasiswa di salah satu kampus di Batubara itu juga menungkapkan bahwa jalan rusak di Nibung Hangus tersebut akses menuju rumah salah satu anggota DPRD Batubara, Syahril dari Partai Demokrat.

Ia juga menyayangkan bahwa ada DPRD yang selalu melewati jalan itu tetapi tidak pernah terlihat menyampaikan keluhan masyarakat kepadah pihak eksekutif.

“Inilah yang disayangkan, akses menuju rumah anggota DPRD saja rusak parah, apalagi sebaliknya? Kita berharap banyak kepada wakil rakyat untuk menyampaikan keluh kesah masyarakat kepada pihak pemerintah,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap kepada pemerintah agar dapat membangun jalan yang rusak tersebut.

“Kalau tidak ada dana untuk membangun setidaknya dilakukan perawatan sehingga aktivitas-aktivitas masyarakat tidak terhambat,” tandasnya.

Reporter : Ramadhan