Jasad Pria di Parit Ternyata Warga Binjai

Penemuan jasad seorang pria, ternyata warga Binjai

LANGKAT | Penemuan jasad seorang pria yang menghebohkan warga Desa Batu Melenggang
Kecamatan Hinai, pada 18 April 2024 diketahui bernama Sofyan (60) warga Jln. Jendral Sudirman Gg. Ampera, Lingkungan II Kelurahan Binjai Kecamatan Binjai Kota.

Menurut keterangan Kapolsek Hinai AKP TC Sihite SH, berdasarkan keterangan Elia selaku adik kandung korban (Sofyan) bahwa korban selama ini tinggal bersamanya dirinya di Lingkungan II Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota.

“Sebelumnya pada Jumat 12 April lalu, korban meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan Elia dengan memakai baju kaos warna hijau, celana lee warna hitam, sepatu warna hitam,” ujarnya.

Sambung AKP TC Sihite, atas kabar tersebut adik kandung korban sempat mengunggah kehilangan melalui akun media sosial (Facebook) milik Elia agar menghubunginya melalui nomor telefon 082163438578.

Selanjutnya pihak keluarga Elia pun datang ke Polsek Hinai untuk memastikan penemuan mayat di dalam parit yang berlokasi di Dusun III Desa Batu Melenggang.

“Setelah di cek ternyata benar, sesosok mayat laki-laki yang ditemukan meninggal dunia lebih kurang berkisar 4 hari dengan ciri ciri pakaian yang ada pada mayat tersebut, dibenarkan Elia,” ketus Sihite.

Kapolsek Hinai menyampaikan, korban selama ini telah dicari pihak keluarga dikarenakan pergi tanpa sepengetahuan, saat itu korban Sofyan dibawa ke RSU Tanjung Pura untuk visum luar dan dilakukan pengkapanan untuk langsung di kuburkan di rumah kediaman korban.

‚ÄĚKorban Sofyan meninggal dunia diduga akibat penyakit yang di deritanya selama ini, yaitu menderita penyakit asam lambung dan korban selama ini menderita penyakit memiliki keterbatasan mental dan intelektual yaitu gagap dalam berbicara ( Idiot ),” tambah Kapolsek

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Hinai Iptu Sukma menambahkan dari rekaman cctv gudang pupuk yang tidak jauh dari penemuan mayat tersebut terlihat korban berjalan dengan kondisi jalan yang sepi dan terjatuh kedalam parit

“Dari cctv gudang pupuk, korban berjalan dengan kondisi jalan yang sepi dan terjatuh kedalam parit,” tutup Iptu Sukma. Red