Karir Moncer Firli Bahuri, Promosi Jendral Bintang 3 Sebelum Pimpin KPK

oleh -132 views
Irjen Firli yang saat ini menjabat Kapolda Sumsel dipromosikan menjadi Kabaharkan Mabes Polri berpangkat Komjen. Sebulan kemudian, tepatnya Desember 2019 ia pun akan menjabat sebagai seorang KPK. (Istimewa)

JAKARTA – Karir mulus Firli Bahuri terus berlanjut. Perwira polisi berpangkat Irjen yang kini masih menduduki jabatan Kapolda Sumsel itu mendapat promosi jabatan.

Firli yang merupakan calon Ketua KPK itu mendapat promosi jabatan setingkat lebih tinggi dari pangkatnya sekarang. Firli dipromosikan menjadi Komisaris Jendral (Komjen) dalam jabatan Kabaharkam Polri.

Promosi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/ 3020/XI/KEP./2019 tanggal 8 November 2019. Di dalam TR itu Kapolri memutasi 172 jabatan perwira di seluruh jajaran Mabes Polri.

Semakin menariknya, langkah  sang jendral Polri meniti lantai 11 Gedung Merah Putih bukan tanpa sentiment negatif.

Catatan dugaan pelanggaran etik menyelimuti meski ditepis mentah-mentah oleh Firli.

Firli pernah bertugas di KPK sebagai Deputi Penindakan. KPK menyatakan Firli pernah melakukan berbagai pertemuan yang berujung pada pelanggaran kode etik berat.

“Ada dari 5 pimpinan bicara Pak Saut ada, Ibu Basaria, Pak Laode, Pak Alex, Pak Agus juga. Saya sendiri menghadapi 5 pimpinan tidak ada satu pun pimpinan mengatakan saya melanggar. Saya diperingatkan, iya,” ujar Firli saat fit and proper test capim KPK di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019) lalu.

Begitupun, pada akhirnya DPR tetap memilih Firli sebagai Ketua KPK baru.

Ia akan dibantu empat pimpinan lainnya yakni Alexander Marwata, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Lili Pintauli Siregar yang asal Medan.

Firli didapuk sebagai Ketua KPK dengan suara bulat di Komisi III DPR yaitu 56 suara.

Pengukuhan Firli dan 4 pimpinan KPK lainnya sebagai yang terpilih diketok pimpinan rapat paripurna saat itu, Fahri Hamzah. DPR pun menyetujui hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon pimpinan (capim) KPK periode 2019-2023.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Mabes Polri, Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, kenaikan pangkat Firli diberi lantaran ia memiliki sejumlah prestasi.

Firli Berprestasi Sejak Akpol

“Ya, benar yang bersangkutan mendapat promosi karena dinilai berprestasi dan mumpuni. Pangkatnya akan menyesuaikan dengan jabatan barunya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal sebagaimana dilansir detik.com, Jumat (8/11/2019).

Iqbal menuturkan Firli memiliki sederet catatan prestasi sejak di Akademi Kepolisian (Akpol) hingga saat ini. Dia pernah dipercaya sebagai Komandan Resimen Korp Taruna tingkat I, II, dan III Akpol.

“Sejak taruna, Pak Firli itu kariernya sudah cemerlang, memimpin taruna dari tingkat I sampai III. Dia memimpin sebagai Komandan Resimen Korp Taruna pada tahun 1990, memimpin semua taruna tingkat I, II, III,” terang Iqbal.

“Jabatan di Akademi Kepolisian tersebut adalah jabatan sangat ketat pilihannya, karena merupakan Taruna Akpol yang harus mempunyai kemampuan lengkap dari akademik, fisik dan mental kepribadian. Karena Danmenkorp Taruna itu adalah idola serta teladan semua taruna yang ada,” tambah Iqbal lagi.

Iqbal mengungkapkan terpilihnya Firli sebagai ajudan mantan Wakil Presiden (Wapres) Boediono merupakan puncak kariernya di level perwira menengah. Iqbal menjelaskan, ajudan wapres adalah personel pilihan yang masuk kategori cerdas, memiliki pola pikir cemerlang dan mempunyai kemampuan yang mumpuni.

“Kariernya cemerlang dan puncaknya saat menjadi ajudan wakil presiden, karena ajudan wakil presiden itu adalah pilihan, tentunya harus orang yang cerdas, pikirannya cemerlang, pribadi yang baik, maka Pak Firli sangat layak dipromosikan (sebagai Kabaharkam),” jelas Iqbal.

Sumber: detik.com