HeadlineHukum & Kriminal

Kasus Suap Hakim PN Medan, KPK Periksa Panitera dan Pejabat PTPN II

Medan-ORBIT: Penyelidikan kasus suap yang menyeret hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan dan pengusaha Tamin Sukardi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlanjut.

Hari ini, Selasa (6/11/2018), penyidik lembaga antirasuah itu melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait penanganan perkara Tipikor di Pengadilan Negeri Medan beberapa waktu lalu.

Kedua saksi itu yakni, Yusman Harefa, Panitera Muda Perdata PN Medan serta Kennedy NP Sibarani, Kabag Hukum dan Pertanahan PTPN II.

“Materi pemeriksaannya, penyidik mendalami pengetahuan para saksi terkait dugaan peran Tamin Sukardi yang lain terkait dengan kasus-kasus lain di PN Medan,” ujar Juru Bicara KPK/Humas KPK Febri Diansyah kepada Orbitdigitaldaily.com, Selasa (6/11/2018).

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus suap tersebut. Keempatnya yakni, Helpiandi (Panitera Pengganti), Merry Purba (Hakim Adhoc Tipikor PN Medan), Tamin Sukardi (swasta) serta Hadi Setiawan orang kepercayaan Tamin Sukardi.

Suap dari pengusaha Tamin Sukardi ke hakim PN Medan Merry Purba untuk meringankan vonis terhadap Tamin. Pengusaha itu menyerahkan uang dengan total SGD 280 ribu ke hakim Merry Purba.

Tamin menjalani sidang putusan (vonis) pada 27 Agustus. Tamin divonis pidana 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti Rp132 miliar.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 132 miliar. OD-01

Komentar Facebook

Artikel Terkait