Komisi VII DPR RI Kunker ke PT SMGP

Komisi VII DPR RI kunker di Wilayah kerja PT SMGP di Kabupaten Madina Jum’at, (10/6/2022). Foto/Ist
Komisi VII DPR RI kunker di Wilayah kerja PT SMGP di Kabupaten Madina Jum’at, (10/6/2022). Foto/Ist

Riza menjelaskan total realisasi investasi per April 2022 sebesar Rp. 14.26 triliun. Selain PBB, PPN dan PPH, kontribusi proyek SMGP juga pada pembayaran PNBP meliputi bonus produksi, iuran produksi, iuran eksplorasi, pengamanan obyek vital nasional.

“Hal ini juga disertai penyerapan tenaga kerja lokal lebih dari 54 persen dari Madina.” kata Riza.

Selain meningkatkan kehandalan pasokan listrik di wilayah Sumatera terutama di Madina, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi mendukung upaya pemerintah dalam pencapaian target Net Zero.

“Emisi gas CO2 yang dihasilkan sangat rendah yaitu 11.3 kg/MW-hr. Ini berarti, untuk menghasilkan 90 MW energi listrik dari PLTP yang beroperasi, emisi gas CO2 hanya sebesar 1017 kg/hr, angka yang jauh di bawah emisi gas CO2 dari pembangkit listrik dengan bahan bakar lain,” ungkap Riza.

Menanggapi paparan SMGP selama kunker, Maman mengutarakan pentingnya kelangsungan operasional SMGP di wilayah kerjanya di Madina. Hal ini diharapkan agar operasi panas bumi membuat iklim investasi energi baru dan terbarukan tetap positif, dan baik bagi semua pihak, aman bagi masyarakat dan lingkungan.

Terpisah, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis mengucapkan terima kasih kepada Komisi VII DPR RI yang telah merespon kejadian dengan berkunjung langsung ke Kabupaten Madina.

“Tentu saja kita mengucapkan terima kasih atas kunjungan langsung komisi VII ke Madina menindaklanjuti kejadian di SMGP. Dan, tadi saya sendiri mendengar langsung komitmen SMGP untuk me-restrukturisasi SOP dan memperhatikan tuntutan masyarakat,” kata Erwin. (Red)