Medan  

Korban Ditembak dengan Cara Koboy, Dor.. Dor… Ariadi Tewas

Korban tewas akibat ditembak pelaku

LANGKAT | Desa Perlis Langkat mencekam dan panik pada malam HUT ke 79 RI, atas pristiwa pembunuhan berdarah, akibat pertengkaran tetangga vs tetangga.

Fitriani anak kandung Ariadi menuturkan sebelum peristiwa penembakan itu terjadi Jumat (16/8/2024)
sekira pukul 19.30 WIB, HR (pelaku) ribut dengan Istrinya, lalu Ariadi korban mohon agar jangan ribut karena anaknya sedang sakit.

HR tidak terima dengan teguran itu hinga terjadi pertengkaran mulut antar HR dengan korban Ariadi.

Mendengar ribut atas pertengkaran tersebut, rame rame warga Desa Perlis pada keluar rumah melihat ribut pada malam itu.

Dengan penuh emosi HR mengancam korban akan ditembak. Korban pun menantang pelaku. Mendengar tantangan itu, pelaku langsung pulang dan datang lagi sambil menenteng senjata laras panjang diduga rakitan.

Dengan keadaan sama-sama emosi dari jarak sekitar 5 meter pelaku HR langsung menembak korban. Dor… dor… !! seketika itu juga korban langsung terjatuh ke tanah atas penembakan jarak dekat.

Sebanyak dua kali letusan, menurut Fitriani peluru pertama mengenai bahagian dada sebelah kiri korban dan tembakan kedua meleset. Akibat tembakan itu korban langsung kesakitan dengan kondisi terluka langsung dilarikan ke RS Pertamina Pangkalan Brandan namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Keluarga korban berduka atas pristiwa berdarah tersebut, korban tewas pada malam itu juga, sedangkan pelaku HR setelah melakukan penembakan langsung melarikan diri, tapi ratusan warga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Akhirnya pelaku dapat diringkus warga, kata Husin Damanik Ketua Polmas Desa Perlis, dan polisi dari Unit Reskrim yang mendapatkan informasi langsung datang menjemput dan membawa pelaku bersama barang bukti senjata laras panjang rakitan ke Mapolsek Pangkalan Brandan guna mempertangungjawabkan perbuatanya.

Keluarga korban shok melihat korban ditembak dari jarak dekat

Ketika diwawancarai awak media di RS Pertamina Fitriani memaparkan pekerjaan HR pelaku selama ini sangat meresahkan masyarakat karena pelaku yang menembak Ariadi diduga pengedar narkoba.

Permasalahan ini perlu menjadi catatan serius bagi Polres Langkat, karena pelaku yang diisukan sebagai pengedar narkoba di daerah tersebut telah memiliki senjata api, bagaimana jika bandar, kata masyarakat.

Guna mengetahui penyebab kematian jasad korban Ariadi dibawa ke Rumahsakit Bhayangkara Medan guna Autopsi, hai ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan Iptu Tomi Elvisa Ginting kepada para awak media.

Reporter : Muslim Yusuf