Kritik Djarot, Ade Darmawan Sebut Achmad Buchori Himawan Teman Dekat Bobi Terlibat Kasus Eldin

oleh -513 views

MEDAN- Mantan Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Ade Darmawan mengkritik pernyataan Ketua Plt DPD Perjuangan Sumut Djarot Syaiful Hidayat tentang kinerja Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution. Bahkan Ade menyebut Djarot bicara tanpa data .

” Dalam beberapa hari ini kita mendengar pernyataan Abang saya, Sahabat saya, Mas saya, Mas Djarot yang menegaskan Akhyar itu tidak dipilih karena terlibat hukum, karena Akhyar dipanggil Polda. Jangan lupa Tahun 2016 Mas Djarot juga dipanggil untuk kasus Reklamasi, kasus Tanah Cengkareng Barat, tetapi kan beliau belum terbukti , Pak Akhyar juga belum terbukti,” kata Ade kepada wartawan di Kantornya Jalan Sei Batanghari Medan, Rabu (29/7/2020)

Ade yang sudah menyatakan mengundurkan diri Anggota PDI Perjuangan itu menegaskan jangan diframing seolah-olah Akhyar terlibat dalam kasus MTQ karena Akhyar bukan Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) .

“Jadi kita harap Mas Djarot kalau buat seteatmen lihat dulu dengan data yang lengkap,” kata Ade.

Ade juga menegaskan ada yang menyebtukan Dia (Akhyar) dinyatakan bagian dari kasus Eldin yang ditangkap KPK. Akhyar tidak terlibat dalam kasus Eldin yang ditangkap KPK itu .” Ditangkapnya Eldin itu ada melibatkan yang namanya Akbar Himawan Bukhori itu yang telah dicekal oleh KPK. Itu yang terlibat . Siapa Akbar? Orang dekatnya Mas Bobi. Jadi maksudnya jangan diframing lagi seolah-olah Akhyar bagian dari koruptor,” sebut Ade kembali.

Ade juga menegaskan Mas Djarot salah, Mas Djarot nggak baca data, bahwasanya yang terlibat itu ada Akbar dari Golkar yang sempat dicekal KPK

“Yang saya sampaikan ini adalah semua berita di Media online bukan saya merekayasa,” sebut Ade kembali.

Selanjutnya Ade mengungkapkan ada yang menyebutkan bahwa Akhyar haus kekuasaan, tidak, Akhyar tidak haus kekuasaan.

“Akhyar ingin melawan kezaliman yang terjadi ,Akhyar bukan haus kekuasaan . Kalau Akhyar haus kekuasaan mungkin Akhyar sudah mundur sekitar bulan 1 itu karena ada orang yang datang menyuruh Akhyar untuk mundur dengan memberikan kompensasi,” kata Ade.

Kalau Akhyar haus kekuasaan sebut Ade tentu dia ambil itu, tapi itu dia lawan, karena Akhyar ingin kotanya ini terhindar dari oligarki kekuasaan.cr-03