Medan

Kurang Gizi Dimulai dari Ibu Hamil, Menkes: Remaja Persiapan Nikahnya Itu Harus Baik

Medan-ORBIT: Masalah kurang gizi yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak.

Kondisi itu menjadi salah satu fokus pemerintah saat ini dalam pencegahanya. Tujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang sehat dan berkualitas dimulai sejak dini.

“Masih ada anak yang kurang gizi. Jadi anak yang kekurangan gizi ini dimulai dari ibu hamil. Gizi ibu hamil itu penting sekali bahkan saya di Kemenkes saya minta remaja persiapan nikahnya itu harus baik,” kata Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moelok kepada Harian Orbit, Rabu (11/7/2018) pada acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Sumatera Utara 2018 di Medan.

Menurut Nila untuk mencapai anak Indonesia yang sehat dan cerdas, langkah awal yang paling penting untuk dilakukan adalah pemenuhan gizi pada anak sejak dini.

“Bahkan masih didalam kandungan atau dikenal dengan 1.000 hari pertama kehidupan, dimulai sejak fase kehamilan hingga anak berusia dua tahun,” katanya.

Dijelaskanya dimulai dari edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi bagi remaja sebagai cikal bakal keluarga, hingga para calon ibu memahami pentingnya memenuhi kebutuhan gizi saat hamil dan stimulasi bagi janin, serta memeriksakan kandungan empat kali selama kehamilan.

”Pola asuh dan status gizi sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua atau seorang ibu maka, dalam mengatur kesehatan dan gizi di keluarganya. Karena itu, edukasi diperlukan agar dapat mengubah perilaku yang bisa mengarahkan pada peningkatan kesehatan gizi atau ibu dan anaknya”, ujarnya. Om-Sam

Komentar Facebook

Artikel Terkait