Meninggal di Malaysia, Harapan Keluarga Pupus Sambut Ayu saat Lebaran

Almarhum Ayu saat tiba di rumah Duka di Dusun IV Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai. ORBIT/Faisal

Sergai-ORBIT: Empat jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) tiba di Bandara Kualanamu Internasional, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (11/4).

Nyawa keempat pejuang devisa itu itu melayang setelah bus pekerja di Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA), Malaysia yang mereka tumpangi Minggu (7/4) kemarin kecelakaan.

Keempat jenazah dengan menggunakan Malaysia Airlines (Mas) Cargo Comlex. Empat peti jenazah seluruhnya wanita dengan daerah asal Provinsi Aceh sebanyak 2 orang, Kabupaten Deliserdang 1 orang dan Kabupaten Serdangbedagai 1 orang.

Untuk identitas korban yaitu Rosvita Loka Harahap Warga Hamparan Perak Deliserdang, Ayu (22) Warga Dusun IV Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Azura Aprianti Warga Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah dan Fitri Nurjahari Warga Kecamatan Manak Payed Kabupaten Aceh Tengah.

Sebelumnya dikabarkan, bahwa dalam kecelakaan tersebut diketahui 4 WNI meninggal dunia dan 10 lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit. WNI korban luka-luka tersebar di Rumah Sakit Serdang, RS Putrajaya, RS Banting, dan RS Kajang.

Kecelakaan maut ini terjadi pada Minggu (7/4) siang waktu setempat di KLIA, Sepang, Malaysia, dari informasi yang diperoleh, total ada 12 orang tewas dan 32 orang terluka akibat insiden tersebut.

Saat terjadi kecelakaan, bus tersebut mengangkut 43 karyawan yang seluruhnya WN asing dan seorang pengemudi WN Malaysia. Bus dalam perjalanan dari asrama karyawan di Nilai, Negeri Sembilan, menuju lokasi Malaysian Airlines (MAS) Cargo Complex sebelum bus akhirnya hilang kendali dan jatuh ke dalam selokan.

Ayu semasa hidupnya. Ist

Ayu adalah anak ke 3 dari Pasangan Zulkarnain (46) dan Erna (45) yang merupakan karyawan kontrak di Kargo Malaysia Airlines di Bandara Kuala Lumpur. Ia menjadi salah satu korban yang meninggal dunia dalam peristiwa naas tersebut karena bus yang ditumpangi nya diduga salah berbelok sehingga menyebabkan bus terjun ke saluran air.

Menurut informasi dihimpun Harian Orbit, dari pihak keluarga korban, Ayu memberikan kabar akan pulang kampung pada lebaran tahun ini dan akan melangsungkan pertunangan pria idaman asal warga Malaysia bernama Hamirul Nizat yang bekerja menjabat Senior Supervisior Malaysia dan kemudian merencanakan menggelar pernikahan pada awal 2020 mendatang.

Bahkan kedua orang tua korban juga perbah bercerita kalau sudah pernah berangkat ke Malaysia dengan difasilitasi oleh pihak perusahaan.

Pantauan Harian Orbit di kediaman korban terlihat pihak keluarga dan masyarakat sekitar yang melakukan tajiah banyak heteris dengan kedatangan peti jenazah yang tiba di rumah duka pada sekitar pukul 11.30 WIB.

Secara langsung diantarkan pihak BP3TKI Kualanamu Provinsi Sumatera Utara, Suyoto SE, Perwakilan Perusahan Malaysia Mutiara Kayamas, Zainuddin, PPTKIS, Rona, Perwakilan Disnaker Sergai, Camat Seirampah, Nasaruddin, Koramil 0204/DS dan Personil Polres Sergai.

Kordinator Pelayanan TKI BP3TKI Suyoto SE dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan turut belasungkawa atas meninggalnya korban.

Perwakilan Perusahan Malaysia Mutiara Kayamas, Zainuddin didampingi PPTKIS, Rona menyampaikan bilang sungkawa atas meninggalnya pekerja yang murni kecelakaan kerja saat pergi bekerja pada shift malam.

Untuk biaya pasport, tiket, penginapan semua difasilitasi. Namun mengenai asuransi almarhum bekerja semua keperluan dan biaya ditanggung pihak perusahan, untuk biaya asuransi almarhum saat ini masih dalam proses selama tiga bulan ini.

“Almarhum kontrak selama tiga tahun, dirinya bekerja Tahun 2017 bulan Januari. Dan saat ini masih bekerja 2 tahun lebih rencana tahun 2019 lebaran almarhum pulang ke kampung halaman,” paparnya. Od-11