Sumatera Utara

Merasa Terabaikan, Guru Honorer Pasrah ‘Utang’ untuk Berlebaran

Tanah Karo-ORBIT : Lantaran belm juga menerima gaji, sampai Senin, 11 Juni 2018, (H-4 Lebaran) guru honorer di Tanah Karo berniat meminjam uang untuk biaya berlebaran bersama keluarga.

“Mau gak mau kami harus cari pinjaman atau menggadaikan barang untuk kebutuhan lebaran ini. Karena sampai hari ini honor kami belum juga kami terima. Karena, dana BOS katanya belum keluar,” kata salah satu guru honorer Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabanjahe yang enggan disebut namanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo DR Drs Eddi Surianta MPd yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya, menyebutkan, ikut  prihatin atas situasi seperti ini. Gaji guru honorer sudah dianggarkan di dana BOS. Untuk triwulan pertama sudah dicairkan dan untuk triwulan kedua mungkin akan direalisasikan pada Juli 2018.

“Kami turut prihatin, gaji guru honorer tersebut belum dicairkan. Tapi kami dari Dinas juga tidak bisa terlalu mencampuri, karena gaji mereka (guru honorer-red) sudah dianggarkan dari dana BOS.  Dan biasanya dana BOS langsung dikirim dari provpinsi ke sekolah masing-masing. Namun sebetulnya, pihak sekolah bisa membuat kebijakan tersendiri untuk mengatasi masalah seperti ini,” kata Eddi.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo Komisi C Herty Delima Purba menunjukkan keprihatinannya atas belum terbayarnya gaji guru honorer.

Namun Herty mengatakan, seharusnya pihak sekolah dapat membuat kebijakan diluar daripada regulasi yang sudah ada, selagi itu tidak menyalahi aturan. Od-Dav/Bam

Komentar Facebook
Menampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait