Modusnya Kelabui Ibu Penjaga Warung Pada Malam Hari, Pengedar Uang Rupiah Palsu Ditangkap

oleh -933 views
ilustrasi

Medan – ORBIT: Kedua pelaku yang ditangkap menggunakan modus dengan membelanjakan uang rupiah palsu lembaran 20 ribu hingga 100 ribu ke warung-warung yang dijaga ibu-ibu pada malam hari. Polisi juga menyita ratusan lembar upal senilai 16 juta dari tangan pelaku untuk dijadikan barang bukti.

Polisi Sektor Patumbak, Polresrabes Medan, awalnya menangkap PS. Warga Jalan Menteng VII Gang Mawar, Kelurahan Menteng, Medan ini, sebelumnya dipergoki warga saat membeli bensin eceran dengan uang palsu di kawasan Medan Amplas, pada Jumat malam.

“Modusnya mereka membelanjakan uang palsu itu ke kede-kede kecil, terutama kede yang dijaga ibu-ibu tua. Itu pun belanjanya malam hari. Yah biar gak curiga. Tapi yang kemarin itu mereka ketahuan” Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, Senin (17/9/2018).

“Saat ditangkap warga, tersangka PS kedapatan membawa tiga lembar uang palsu berupa tukaran seratus ribu dan lima puluh ribu,” ungkap Ginanjar.

Polisi yang dipanggil warga kemudian memboyong PS ke Polsek Patumbak. Pemeriksaan dilakukan, dan PS menyebut kalau dirinya tidak sendiri. Dia mengaku dibantu oleh rekannya ED.

Petugas bergerak ke rumah ED di Jalan Menteng VII Gang Ria Ujung, Kelurahan Menteng, Medan Denai. Di tempat ini, ED berhasil dutangkap dengan barang bukti ratusan lembar uang palsu.

“Di keediamannya, kami menyita uang 25 lembar uang palsu seratus ribu, 204 lembar uang palsu lima puluh ribu rupiah, 37 lembar uang palsu dua puluh ribu rupiah, 3 lembar uang palsu lima ribu dan 8 lembar uang palsu dua ribu,” kata Ginanjar merinci.

Penyelidikan pun dikembangakan. ED mengaku membeli uang palsu itu dari kenalannya bernama Simar warga Kampung Jeram , Meulaboh, Aceh Barat. Dia membeli sekitar Rp 16 juta uang palsu dengan harga Rp 1,5 juta. Transaksi itu dilakukan di salah satu loket bus di Jalan Pondok Kelapa Medan dua pekan lalu.

“Motif kedua pelaku memang untuk mendapatkan keuntungan. Dengan membelanjakan uang rupiah palsu ini, mereka juga nantinya dapat kembalian dengan uang tupiah asli dan juga barang,” terang Ginanjar.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegas Kapolsek. od-03