Pembangunan Jaringan PDAM Tirta Malem Karo Rp43,6 M Gagal Tender Anggota DPR RI Perjuangkan Anggaran

oleh -140 views

TANAH KARO – Impian masyarakat Karo agar pendistribusian air bersih kerumah-rumah pelanggan secepatnya terealisasi dan lancar menjadi tertunda..Pasalnya tender pengadaan barang dan jasa untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas/jaringam air bersih milik PDAM Tirta Malem yang dananya bersumber dara anggaran APBN tahun 2019 mengalami gagal tender.

Padahal Kementerian PU PR Dirjen Cipta Karya melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera telah melaksanakan Tender kegiatan untuk pembangunan perpipaan SPAM IKK Merek untuk mendukung KSPN Danau Toba sebesar 18,2 Miliar.

Hal itu terungkap saat penggagas debat virtual Aries Eklesia Sebayang yang bertajuk “Mengurai Benang Kusut PDAM Tirta Malem Karo” mempertanyakan berapa besar anggaran yang dialokasikan Pemkab Karo untuk perbaikan jaringan perpipaan di Kabupaten Karo khususnya kota Kabanjahe, kemarin malam.

Menurut kepala Bappeda Nasib Sianturi, pembangunan fasilitas itu, bertujuan guna menyuplai pasokan air bersih untuk sembilan desa diwilayah Kabupaten Karo. Ada Pembangunan IPA SPAM Kecamatan Merek sebesar Rp. 11,5 M dan Optimalisasi SPAM IKK Kabanjahe sebesar Rp. 13,9 M.

“Pembangunan Optimalisasi SPAM IKK Kabanjahe akan di fokuskan menata jaringan distribusi dan sambungan rumah air minum di kota Kabanjahe, karena sebahagian besar pipa jaringan distribusi sudah Expired. Faktor ini membuat tingkat kerusakan dan kebocoran pipa cukup tinggi. “Namun, sangat disayangkan, saat pekerjaan ditenderkan, tidak dapat terealisasi, sehingga berakibat gagal tender,” ucap Sianturi.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH mengatakan, gagalnya tender itu, tidak membuat Pemkab Karo berputus asa untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat akan pasokan air bersih. Penjajakan terus dilakukan.

Dengan semangat pantang menyerah, kemudian berbuah manis ketika bertemu dengan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Bob Andika Mamana Sitepu saat melakukan reses ke Karo.

“Menyahuti keluhan Pemkab Karo atas gagalnya tender pengadaan barang dan jasa untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas/jaringam milik PDAM Tirta Malem yang anggarannya bersumber dari dana APBN, Bob Andika Mamana Sitepu pun berjanji untuk memperjuangkan anggaran itu kembali ke Kementerian PUPR,” ucap Terkelin.

“Setelah melakukan komukasi dengan pihak Kementerian PU PR, akhirnya atas peran dan upaya Bob Andika Mamana Sitepu itu alokasi anggaran APBN tahun 2019 untuk PDAM Tirta Malem dilanjutkan ke Tahun anggaran 2021,” pungkasnya.

Reporter : Daniel Manik