Sumatera Utara

Pemkab Labuhanbatu Fasilitasi 100 Pasutri Miliki Buku Nikah

Rantauprapat-ORBIT: Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengkucurkan dana untuk sidang isbat nikah bagi Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang belum mempunyai buku nikah.

Tahun ini, akan ada 100 pasangan yang akan melakukan sidang isbat.

“Sudah dilakukan pada 25 pasangan, dan hari ini ada 25 pasangan di Desa Bandar Tinggi, selanjutnya pada tanggal 25 Agustus mendatang akan dilakukan di Desa Tanjung Siram sebanyak 25 Pasangan,” ujar Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat Drs H Bakti Ritonga MH didampingi Plt Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe MT saat menghadiri acara sidang isbat massal di Aula Desa Bandar Tinggi Kecamatan Bilah Hulu, Jumat (10/8/2018).

Andi Suhaimi menambahkan, Pemkab Labuhanbatu pada tahun ini memberikan sedikit alokasi dana untuk sidang isbat masal, dan akan berlanjut di tahun 2019 mendatang dengan alokasi dana yang lebih besar. “Kita juga akan membuat suatu hiburan, agar terasa seperti layakanya pasangan yang baru menikah,” ujarnya.

Buku nikah, sambungnya, merupakan salah satu administrasi Negara yang sangat penting, namun sangat disayangkan masih ada ribuan Pasutri di Kabupaten Labuhanbatu yang belum mempunyai buku penting tersebut.

“Buku nikah adalah administrasi Negara yang sangat penting, jika ada ribuan pasutri yang belum mempunyai buku nikah bisa dipastikan juga ada banyak pulihan ribu anak-anak di Labuhanbatu yang belum mempunyai akte kelahiran, karena salah satu persyaratan mengurus akte kelahiran adalah buku nikah,” ungkap Andi.

Tidak adanya buku nikah, tambahnya akan mempersulit masyarakat untuk mengakses berbagai keperluan, seperti pendidikan, memperoleh pelayanan kesehatan dan lain sebagainya, karena pemerintah sedang gencar menertibkan administrasi kependudukan.

Program nikah masal yang di gelar bersama Pengadilan Agama Rantauprapat ini bertema “Dengan Pelayanan Sidang Isbat, Kita Wujudkan Kepastian Hukum Masyarakat dalam Rangka Mewujudkan Keluarga Sakinah untuk Membangun Labuhanbatu Damai dan Sejahtera”.

“Kegiatan ini menyasar kepada semua pasutri yang belum mempunyai buku nikah, hanya saja prosesnya akan dilakukan secara bertahap. Di Kabupaten Labuhanbatu tercatat sekitar 7.500 pasangan yang belum menikah, dan sekitar 63.000 anak-anak belum mendapatkan akte kelahiran,” tambah Bhakti. Od-28

Komentar Facebook
Tags

Artikel Terkait