Pemko Medan Dukung Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Budidaya Sayuran

Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman ketika menghadiri Presentase Rencana Kegiataan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Budi Daya Sayuran Pekarangan Selaras Alam di Balai Kota Medan, Senin (7/2). Foto/Ist.

MEDAN I Pemko Medan sangat menyambut baik  tawaran pengelolaan sampah rumah tangga dan budidaya sayuran pekarangan selaras alam dalam mendukung ketahanan pangan pada masa pandemi Covid-19 di Kota Medan.

Sebab, kegiatan yang diinisiasi Yayasan Perisai Srikandi Juang tersebut sangat membantu Pemko Medan dalam menangani permasalahan sampah. Sebab, persoalan sampah merupakan salah satu program prioritas Pemko Medan yang akan dituntaskan.

“Pemko Medan menyambut baik dan mendukung kegiatan ini. Sebab, sampah diolah sehingga memberikan manfaat. Dengan begitu sampah yang dihasilkan tidak seluruhnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman ketika menghadiri Presentase Rencana Kegiataan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Budi Daya Sayuran Pekarangan Selaras Alam di Balai Kota Medan, Senin (7/2).

Diungkapkan Wiriya, setiap harinya Kota Medan menghasilkan sampah sebanyak 2.000 ton. Oleh karenanya melalui kegiatan itu, imbuhnya, bisa mengedukasi masyarakat  sehingga sampah rumah tangga yang dihasilkan dapat dikelola. Sebab, ungkapnya, Medan saat ini tinggal memiliki 1 TPA lagi di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

“Saat ini kapasitas TPA Terjun untuk menampung sampah tinggal dua atau tiga tahun lagi, sedangkan TPA Namo Bintang sudah penuh. Kita sudah membebaskan lahan di Desa Telun Kenas, Kabupaten Deliserdang untuk TPA dengan menggunakan sistem sanitary landfill nanti. Jadi, persoalan sampah bukan main-main bagi Kota Medan,” jelasnya.