Peningkatan Hotmix di Kecamatan Bandar Diduga Asal Jadi Tanpa Pengawasan

oleh -522 views
Proyek peningkatan jalan hotmix diduga asal jadi.

Simalungun- ORBIT: Peningkatan jalan hotmix yang telah berjalan di Pajak Nagori, Kecamatan Pematang Bandar menuju Nagori Bandar, Kecamatan Bandar yang banderol Rp30 miliar disinyalir sarat penyimpangan dan terkesan asal jadi.

Pantauan Orbit, proyek peningkatan jalan dalam menggali pelebaran tidak dilakukan pemadatan terlebih dahulu oleh bomax seberat 3 ton, dan langsung ditutupi dengan pasir batu. Padahal, proyek Peningkatan jalan yang lainnya, yang tidak jauh dari Bandar dilakukan pemadatan oleh bomax seberat 3 ton, setelahnya baru dilakukan penutupan oleh pasir batu.

Hal sama juga disampaikan Ketua Koswari Simalungun, Lisbon Siahaan kepada Orbit, di Pematang Siantar, Kamis (6/9/2018).

Plank proyek bertuliskan anggaran 30 Milliar tahun anggaran 2018.

“Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) hanya dijadikan tameng saja. Dibuat pada plank proyekcseolah-olah proyek itu diawasi ketat oleh TP4D agar warga setempat benar-benar yakin percaya. Padahal apa yang dilihat dilokasi, tidak ada pengawasan,” ujarnya.

Dijelasksnnya, plank proyek yang selama ini tercantum TP4D, hanya pembodohan semata, tanpa pengawasan yang ketat dengan anggaran yang menggiurkan.

Pada plank proyek, proyek yang menelan anggaran Rp30 miliar tahun anggaran 2018, dibawah pengawasan TP4D dan Kejaksaan Sumalungun ini tertuliskan keterangan panjang 8,8 km dan lebar 5 meter.

Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hotbinson Damanik melalui selulernya, yang bersangkutan belum membalas. Od-61