Aceh  

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Abdya Gelar Aksi Bersih-bersih di Pusat Kota

Sekretaris DLH Abdya,Azhar SIP didampingi koordinator bidang persampahan, Hunaifi SM memberikan arahan kepada puluhan laskar hijau petugas LH , dan pegawai ASN dan Non ASN dilingkungan dinas Setempat.Selasa (9/6/2026).

ABDYA | Peringati hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar aksi bersih -bersih dan menyasar sejumlah titik lokasi diseputaran pusat kota blangpidie,Selasa (9/6/2026).

Aksi bersih-bersih tersebut dibuka oleh Sekretaris DLH Azhar, SIP. Kegiatan itu tidak hanya dilakukan oleh puluhan laskar hijau petugas LH, namun melibatkan seluruh pegawai ASN dan Non ASN Dinas Lingkungan Hidup Setempat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Armayadi ST, melalui Sekretaris ,Azhar,S.I.P didampingi koordinator bidang persampahan, Hunaifi S.M menjelaskan, bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas umum.

Setrusnya, kerja bakti tersebut juga menyasar 7 titik lokasi dipusat kota Blangpidie yaitu,diruas jalan Pasar Baru, jalan pendidikan, jalan pahlawan, jalan Selamat, jalan Persada, Sentral dan jalan perdagangan.

Selain aksi tersebut, petugas dan koorditar bidang persampahan LH juga melakukan sosialisasi kepada pengusaha dan pelaku UMKM yang berjualan di lokasi ruas jalan nasional .

Dikatakannya, Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha agar dapat menempatkan produksi sampah mereka dengan tepat.

“Kita memberikan pemahaman kepada yang berjualan umumnya masyarakat di lokasi tersebut, agar menempatkan sampah mereka didalam wadah atau karung, dengan demikian sampah tidak bertaburan dan memudahkan petugas kita mengambilnya” kata Azhar.

Azhar menambahkan, pada momen memperingati hari lingkungan hidup sedunia ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan publik, agar pengelolaan sampah di Abdya semakin membaik.

“Harapan utama kita dalam pengelolaan sampah adalah tumbuhnya kesadaran kolektif untuk memilah sampah mulai dari sumbernya, dengan demikian kita mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan mencegah pencemaran” demikian papar singkatnya. (Nazli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *