Polres Labuhanbatu Amankan Ibu Penjual Bayi dan Pembelinya

Ilustrasi ibu nekat jual bayi. (Foto/Ist)

LABUHANBATU | Sat Reskrim Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan anak terhadap seorang bayi laki-laki berusia 4 bulan, dan mengamankan dua orang pelaku yakni ibu penjual bayi dan pembelinya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr Bernhard L Malau melalui Kasi Humas AKP P Napitupulu SH kepada wartawan, Kamis, (29/02/2024) mengatakan, bahwa pada hari Minggu, tanggal 21 Januari 2024 lalu sekira Pukul 14.00 WIB di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) telah terjadi penjualan seorang bayi laki-laki berusia 4 bulan oleh ibu kandungnya sendiri berinisial PNH.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Madya Yustadi berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku yakni, Ibu kandung bayi PNH (18) dan KA alias AL (30) selaku pembeli bayinya seharga Rp. 4.000.000. (empat juta rupiah). Bayi tersebut dijual menurut pengakuan pelaku untuk mendapatkan uang biaya pulang kampung menemui orangtuanya, terang Parlando Napitupulu.

“Sat Reskrim Polres Labuhanbatu menangkap pelaku KA alias AL (30) di Kabupaten Labura, pada hari Senin 22 Januari 2024 Pukul 11.30 WIB dan menyita 2 unit Hp serta mengamankan bayi yang telah dibelinya,” sebut Parlando Napitupulu.

Selanjutnya, Napitupulu menuturkan, kemudian Unit Sat Reskrim menangkap Ibu kandung bayi PNH pada hari Rabu, 24 Januari 2024 sekira Pukul 02.00 WIB di kediaman orangtuanya di Tapanuli Tengah, serta menyita Hp serta uang tunai tukaran Rp.50.000,- sebanyak 22 lembar diduga hasil penjualan bayinya.

“Kedua pelaku PNH dan KA alias AL telah ditahan di Polres Labuhanbatu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutur Parlando.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 83 jo pasal 76 f UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak atau memperdagangkan orang sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat 1 UU No. 21 tentang pemberantasan tnidak pidana perdagangan orang.

Reporter : Robert Simatupang