Produksi Baterai Kendaraan Listrik, PT Antam Proses Calon Investor

oleh -771 views
Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo saat diwawancara.

Medan-ORBIT: Untuk mengembangkan produksi baterai kendaraan listrik, maka PT Aneka Tambang (Antam) berupaya lakukan pengkajian dengan beberapa calon investor. Dimana calon investor tersebut tengah dijajaki kerjasama dengan tiga perusahaan asing.

Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo, mengatakan dalam penjajakan ini, pihaknya telah melakukan hingga ke Turki dan bertemu calon investor.

“Tempo hari saya juga sudah ke Filipina untuk ke Tsumitomo, lihat pabrik mereka juga. Dari sekian banyak yang sudah kita jajaki, sudah beaty contest, mengerucut ketiga nama,” katanya usai ikuti kegiatan Investor Summit kepada wartawan.

Dikatakannya, penjajakan ini dilakukan untuk menilai kelayakan kemitraan, termasuk kelayakan teknologi, infrastruktur, pasar dan juga kemampuan keuangan calon mitra strategis tersebut.

“Jadi ini sedang dipelajari, kembali lagi kan ujung-ujungnya adalah apakah kelayakannya bisa didapat. Karena permasalahan di republic ini kan infrastruktur. Itu menjadi masalah di kita, karena infrastruktur itu harus ditanggung oleh investor pabrik. Sementara kalau kita lihat kompetitior kita di negara lain, infrastruktur biasanya disiapkan oleh pemerintah,”tukasnya.

Pihaknya pada dasarnya siap. Selama memang nanti bisa layak (hasil penelitian) maka pasti akan segera dibangun.

“Kita belum tahu berapa besar investasinya. Yang pasti kita akan kerjasama tentunya. Karena kita belajar dari pengalaman, kita harus mencari strategic partner. Partner ini, mempunyai kemampuan teknologi,” ujarnya.

Partner dalam arti sudah pengalaman dalam memproduksi produknya. Kedua calon investor punya market, karena repot jika bisa berproduksi tapi tidak punya pasar dan ketiga mereka punya kemampuan financial

“Saat ini, ketiga calon mitra strategis mereka itu tengah melakukan uji tuntas (due diligent) atas penawaran tidak terikat yang disampaikan ketiga calon mitra strategis tersebut,” katanya.

Dan ke depan dalam proses untuk mereka melakukan due diligent. Kemudian mereka akan memberikan firm over (penawaran akhir) ke PT Antam. Om-Nis