MEDAN | Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Hidayah, Komplek KPUM Deli Sejahtera II, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Medan, resmi menggelar rapat perdana pengurus periode 2026-2031 pasca-diterimanya Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Marelan.
Rapat yang digelar di teras Masjid Al Hidayah Terjun pada Sabtu, 14 Februari 2026, usai Salat Isya itu, dipimpin langsung Ketua Umum BKM Al Hidayah Terjun Bustami Manurung bersama Sekretaris Umum Satria Pribadi serta dihadiri oleh unsur penasihat, sejumlah ketua bidang, wakil sekretaris, dan wakil bendahara, serta belasan orang pengurus BKM Al Hidayah lainnya.
Kegiatan diawali dengan penyerahan SK kepengurusan dari Ketua Umum BKM kepada seluruh jajaran pengurus sebagai bentuk legalitas dan penguatan struktur organisasi dalam menjalankan program kemakmuran masjid.
Dalam rapat tersebut juga ditetapkan pembagian tugas pengurus, khususnya di bidang keuangan. Ibnu Sahrohan ditunjuk sebagai Bendahara Harian yang mengelola kas bersifat tetap, sementara Ramadhan dipercaya sebagai Bendahara Pembangunan dan Renovasi yang menangani kas bersifat temporer, termasuk dana kurban Idul Adha.
Selain itu, pengurus menyepakati untuk mengaktifkan kembali rekening BKM yang sebelumnya tidak aktif dan juga akan membuka rekening baru yang khusus untuk menampung dana pembangunan dan renovasi masjid.
12 Program Prioritas
Dalam sesi pembahasan program, Pengurus BKM Al Hidayah Terjun menetapkan 12 agenda prioritas rehabilitasi dan pengadaan fasilitas baru di lingkungan masjid yang akan dilaksanakan selama periode 2026-2031.
Beberapa program utama yang menjadi prioritas antara lain, Penimbunan jalan di samping gudang STM [serikat tolong menolong] Al Hidayah dan Ad-Dhuha; Renovasi atap seng belakang masjid yang mengalami kebocoran; Pengecoran area parkir depan masjid sekaligus lokasi penyembelihan kurban; Pembuatan pagar samping masjid; Pembangunan dapur masjid;
Penimbunan lantai masjid; pembuatan tiang relief imam.
Kemudian, Pemasangan pintu darurat imam; Pengadaan papan informasi kas masjid; Pengadaan ambal; Pencetakan stiker kaligrafi masjid dan penyediaan tempat spanduk; Pengadaan kelengkapan alat tulis kantor (ATK) dan peralatan sekretariat BKM; dan Pembuatan kanopi untuk area parkir depan masjid.
“Seluruh program tersebut akan dituangkan dalam proposal anggaran biaya yang tengah disusun oleh pengurus BKM,” kata Bustami.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, rapat juga membentuk Tim Pelaksana Rehabilitasi dengan susunan sebagai berikut: Penanggung Jawab: BKM Al Hidayah Terjun, Pengawas: Arsyamsyah Batubara dan Budi Satria, Koordinator: Faisal Nasution, Keuangan: Ramadhan, dan Tim Kerja: Iqbal Askari, Johan Abdullah (Tulil), Samsul, dan Helmiuddin.
Selain program pembangunan fisik, BKM Al Hidayah Terjun juga menetapkan kepanitiaan kegiatan Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan dikoordinir oleh Satria Pribadi, Ibnu Sahroan, Rudi Syam, Joko Trihandoko, Johan Abdullah (Tulil), dan Iqbal Askari.
Ketua Umum BKM Al Hidayah Terjun Bustami Manurung bersama Sekretaris Umum Satria Pribadi berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari jemaah.
“Semoga Allah SWT memberkahi niat dan ikhtiar kita dalam memakmurkan masjid,” demikian harapan yang disampaikan dalam penutup rapat.
Kegiatan gotong royong pembersihan Masjid Al Hidayah Terjun dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. ist
Sementara itu bagai tindak lanjut hasil rapat, pengurus dan jemaah BKM Al Hidayah Terjun telah memulai kegiatan dengan bergotong royong melakukan pengecatan bagian dalam gedung dan pagar masjid, membersihkan ruangan dalam masjid, perawatan AC, serta menimbun jalan di samping gudang STM pada Minggu, 15 Februari 2025.
“Langkah ini menjadi bentuk komitmen bersama Pengurus BKM dan seluruh jemaah dalam meningkatkan kenyamanan dan kemakmuran masjid, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H yang tinggal menghitung hari,” ujar Bustami. (OM-03)







