AcehHeadline

Sebelum Mati, Warga Telah Ingatkan BKSDA Kalau Gajah Masuk ke Kebun Warga

Aceh Timur-ORBIT: Warga Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pereulak mengaku pada Juli 2018 lalu telah memohon ke BKSDA setempat untuk mengiring gajah liar yang terjebak di kebun warga untuk keluar atau kembali ke habitatnya.

Perkebunan warga yang dimasuki gajah berdampingan dengan PT Citra Ganda Utama. Kawasan perkebunan tersebut, disebut warga adalah lahan pertanian yang tidak aman untuk dihuni kawanan gajah karena telah dipasangi kawat listrik.

“Ia, warga Seumanah Jaya yang memiliki kebun di sana sudah memohon agar BKSDA menggiring 9 ekor gajah liar keluar dari kawasan itu, karena tidak aman untuk gajah. Warga memagari kebun mereka dengan kawat setrum listrik, tujuannya untuk menghalau hama babi, karena disana banyak babi,” ujar Kepala Desa Seumanah Jaya, Jasman kepada Orbit, Jumat (10/8/2018).

Kawat listrik yang dipasang kata Jasman, berjarak 30 sentimeter dari atas tanah. “Itu ranjau babi, karena masyarakat di ladang menanam jagung dan tanaman palawija,” terangnya.

Sebelumnya jelas Jasman, kawasan yang ditemukan satu ekor gajah mati itu, tidak pernah dimasuki kawanan gajah. Gajah liar yang masuk ke kawasan itu berasal dari kawasan hutan kilometer 11, yang menyeberangi sungai Pereulak, kawanan gajah berada di kawasan itu sudah dua bulan lalu, dan memakan tanaman milik masyarakat. Warga yang berkebun di kawasan itu telah berupaya mengusirnya tetapi upaya itu tidak membuat kawanan gajah liar pergi.

“Sudah sering digiring warga, tetapi gajah malah musing-musing di kawasan itu. Kalo tim CRU juga sudah menggiring hari Rabu 8 Agustus kemarin cuman tak serius,” kata Jasman.

Jasman juga mengatakan seorang warga Seumanah Jaya, yang merupakan pemilik lahan lokasi ditemukan gajah mati juga sudah dibawa aparat kepolisian pada Kamis 9 Agustus kemarin, namun hingga Jumat, 10 Agustus belum dipulangkan.

“Ini bukan sepenuhnya salah masyarakat, ada pihak BKSDA yang paling bertanggungjawab atas kematian gajah ini,” terang Jasman. Od-Ard

Komentar Facebook
Tags

Artikel Terkait