AcehHeadlineHukum & Kriminal

Sebut ‘Halal Darah Orang Kafir’, Wanita Aceh Ditangkap Polisi

Polisi menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial WF karena ungkapan bermotif Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) menyusul peristiwa peledakan bom bunuh diri di Surabaya.

Wanita itu ditangkap karena memancing reaksi pengguna media sosial untuk menghujat korban bom bunuh diri di Surabaya.

Awalnya, WF membagikan unggahan seputar kerusuhan di Rutan Mako Brimob di Depok atas unggahan orang lain. Lalu di dalamnya terdapat komentar dari teman WF yang berinisial LFY, “iya mbak, ini barusan ada bom di gereja santa maria, ngagel surabaya mbak.”

WF kemudian membalas komentar itu dengan mengatakan, “ya say..memang halal darah orang kafir say.”

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Misbahul Munauwar, WF adalah wanita kelahiran Surabaya 1981. Dia kini menetap di Desa Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Aceh.

Pelaku disangkakan pasal 45A ayat 2 Jo pasal 28 ayat 2 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas Undang-Undang Nomor Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Adapun barang bukti berupa satu unit ponsel dan kartu seluler.

Pelaku dan barang buktinya diamankan di Markas Polda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kemungkinan pelaku dikenakan wajib lapor Senin dan Kamis sampai perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujarnya. VVN

Komentar Facebook
Menampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait