Selama Operasi Zebra di Sergai, Polisi Tegur 283 Pengendara

“Jadi terjadi penurunan seratus persen dari tahun sebelumnya”. Jelas Andi.

Untuk pelanggaran sendiri lanjut Andi, pihaknya memberikan tilang berupa teguran secara lisan maupun tertulis kepada 283 pengendara yang melintas di Wilkum Polres Sergai.

Teguran itu sendiri di kata Andi, umumnya diberikan kepada pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm, tidak memasang kaca spion dan berboncengan lebih dari dua orang dan bagi pengendara roda empat , diberikan teguran karena rata rata tidak menggunakan sabuk pengaman.

“Untuk operasi Zebra tahun ini, kita mengedepankan tindakan secara persuasif, edukatif dan humanis agar kedepan pengendara dapat lebih tertib dalam berlalu lintas sesuai dengan perintah Kapolres”. Sambung Andi.

Berdasarkan data yang diberikan oleh Iptu Andi Sujendral, operasi Zebra tahun 2022 yang telah selesai dilaksanakan Polres Sergai, dilakukan di dua titik jalan yaitu jalan nasional kurang lebih 37 kilometer ( mulai dari Sei Ular KM 33 sampai dengan Desa Sukadamai KM 70 ) dan jalan tol kurang lebih 33 kilometer ( mulai dari kilometer 51 sampai dengan kilometer 84.

Target operasi meliputi pengemudi/ pengendara kendaraan bermotor, kendaraan bermotor, lokasi rawan macet, pelanggaran dan kecelakaan serta balapan liar.

Untuk daerah rawan sendiri, ada dua kategori yang dipetakan, yakni rawan macet/ pelanggaran di dua lokasi yakni jalan negara Medan – Tebing Tinggi kilometer 35 – 36 tepatnya Simpang Tiga Perbaungan dan jalan negara Medan – Tebing Tinggi kilometer 41-42 tepatnya Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan dan rawan kecelakaan lalu lintas di dua lokasi meliputi jalan negara Medan – Tebing Tinggi kilometer 33 – 34 tepatnya lingkungan Pasiran Kecamatan Perbaungan dan jalan negara Medan – Tebing Tinggi kilometer 41 – 42 tepatnya di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan.

Upaya yang dilakukan berupa penyuluhan melalui media cetak sebanyak 16 kali, media elektronik radio 10 kali, media sosial 403 kali dan pemasangan spanduk 22 kali, leaflet 228 kali, serta stiker 210 kali.

Reporter: Pujianto