Sepanjang 1 Km Riol Gampong Lawebuloh Didi Butuh Renovasi

oleh -108 views

ACEHSELATAN – Gampong Lawebuloh Didi, Kecamatan Kluet Timur agaknya perlu perhatian. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan diminta segera memperbaiki riol sepanjang 1 kilometer yang diperuntuhkan untuk mencegah banjir.

Camat Kluet Timur, Muriadi mengatakan Gampong Lawebuloh Didi dihuni 11 Kepala Keluarga (KK) dan memiliki luas lahan pertanian sekira 8 hektar.

“2 hektar diantaranya menjadi sasaran banjir. Alhasil, padi yang baru ditanam mati terbawa arus deras,” ungkapnya.  

Tak cuma itu, kata Muriadi, selain 2 hektar lahan pertanian  hancur, kemungkinan lahan perkebunan yang di perbukitan juga menjadi sasaran banjir.

“Akibat dari pada pengikisan sehingga terjadi erosi di kebun masyarakat apa lagi warga yang penduduk 11 KK itu tetap memiliki kebun yang mungkin sudah ada yang berproduksi. Alhasil terjadi pengikisan sehingga masyarakat Lawebuloh Didi juga kehilangan penghasilan dari kebunnya,” terangnya.

Tak hanya perkebunan, kerugian juga terjadi di sisi peternakan dan rumah warga juga menjadi sasaran.

“Semua masalah itu terjadi akibat luapan banjir dikarenakan debit air lebih besar dari pada riol penampungnya. Dan ini akibat dari pada sudah dangkalnya riol sehingga sudah saatnya untuk normalisasi dan sekaligus direnovasi dengan melakukan kedalaman lagi riol sepanjang 1 km itu,” sebutnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Cut Syazalisma mengatakan sejatinya dari 18 Kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan ia menerima laporan sekaitan bencana yang terjadi.

“Dan tentunya kita tetap tanggap. Yang jelas setiap persoalan bencana kami siap 24 jam,” ulas Cut.

“Yang penting ada laporan masuk dari camat masing masing yang ada di Kabupaten Aceh Selatan. Untuk kasus yang terjadi di Gampong Buloh Didi, Kecamatan Kluet Timur akan kita perhatikan,”pungkas Cut.

Reporter: Yunardi M.IS